Pencarian

Podcast Kelupas

Basarnas Kerahkan RB 218 Dumai Cari Kapal Pancing Malaysia Hilang Kontak di Perairan Perbatasan

Selasa, 15 September 2026 • 18:05:58 WIB
Basarnas Kerahkan RB 218 Dumai Cari Kapal Pancing Malaysia Hilang Kontak di Perairan Perbatasan
Basarnas Kerahkan RB 218 Dumai Cari Kapal Pancing Malaysia Hilang Kontak di Perairan Perbatasan

PEKANBARU (RA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue RB 218 Dumai untuk mencari sebuah kapal boat pancing berbendera Malaysia yang dilaporkan hilang kontak di perairan Malaysia.

Informasi kejadian diterima Basarnas Pekanbaru dari MRSC Johor Bahru pada Selasa (15/9/2026). Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (14/9) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebanyak tujuh nelayan warga negara Malaysia berada di dalam kapal tersebut. Hingga laporan diterima, keberadaan mereka belum diketahui.

Berdasarkan informasi dari pihak Malaysia, terdapat kemungkinan kapal beserta para nelayan telah memasuki wilayah perairan Indonesia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue RB 218 Dumai langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Tim bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan berdasarkan informasi dari pihak Malaysia dengan jarak sekitar 76 nautical mile (Nm).

Tujuh nelayan yang dilaporkan berada di kapal tersebut masing-masing berinisial Z.B.A. selaku tekong, M.H.B.P., M.R.B.M.S., M.R.B.R., M.S.B.A., M.S., dan T.P. Seluruhnya merupakan warga negara Malaysia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan operasi pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel yang terlibat.

"Operasi pencarian dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel," kata Budi, Selasa (15/9/2025).

Tim RB 218 Dumai akan menyisir area pencarian sesuai koordinat dan informasi yang diterima dari MRSC Johor Bahru.

Jika kapal atau para nelayan berhasil ditemukan, posisi dan kondisi mereka akan segera dilaporkan kepada pihak Malaysia untuk menentukan langkah penanganan dan evakuasi selanjutnya.

Operasi ini menjadi bagian dari koordinasi Basarnas Pekanbaru dan MRSC Johor Bahru dalam penanganan kejadian SAR, khususnya di wilayah perairan yang berdekatan dengan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks