Pencarian

Podcast Kelupas

Penanganan Karhutla di Inhu Capai 80 Persen, Tim Gabungan Fokus Pendinginan

Senin, 14 September 2026 • 15:48:02 WIB
Penanganan Karhutla di Inhu Capai 80 Persen, Tim Gabungan Fokus Pendinginan
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto saat meninjau lokasi karhutla bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

INHU (RA) - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, kini telah mencapai 80 persen.

Tim gabungan masih berjibaku di lapangan dengan fokus melakukan pendinginan untuk memastikan sisa-sisa titik asap benar-benar padam.

Bupati Inhu Ade Agus Hartanto mengatakan, keberhasilan penanganan Karhutla tersebut tidak terlepas dari dukungan, arahan, serta peninjauan langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Kapolda Riau serta Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang turun langsung ke lapangan hingga upaya pemadaman ini membuahkan hasil," ujar Ade Agus Hartanto di Rengat, Senin (14/9/2026).

Ade mengungkapkan, penanganan Karhutla di Inhu telah berlangsung cukup panjang, yakni mencapai 42 hari.

Salah satu lokasi dengan proses pemadaman terlama berada di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan.

Menurut Ade, arahan dari Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai membuat penanganan oleh tim gabungan di lapangan menjadi lebih terarah dan solid.

Tim yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBDPKP Inhu, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak perusahaan, hingga masyarakat setempat.

"Semangat gotong royong sangat terasa dalam menghadapi bencana ini. Budaya gotong royong seperti ini kami harapkan dapat terus dipertahankan di tengah masyarakat," tambahnya.

Meski progres penanganan telah mencapai 80 persen, Pemkab Inhu mengingatkan masyarakat agar tidak menurunkan kewaspadaan.

Pasalnya, potensi curah hujan di wilayah Inhu diproyeksikan masih sangat rendah dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi tersebut membuat risiko munculnya kembali Karhutla masih cukup tinggi selama musim kemarau panjang.

Sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan, Pemkab Inhu telah menginstruksikan para camat, kepala desa, hingga lurah untuk segera mendirikan Posko Tanggap Darurat Karhutla di wilayah masing-masing.

"Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama agar kejadian Karhutla tidak terulang kembali," tegasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks