INHU (RA) - Ratusan warga Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menggelar Malam Hiburan Rakyat, Minggu (13/9/2026) malam.
Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan Sampan Jalur Panglimo Rimbo Piako meraih Juara III pada ajang Pacu Jalur Tradisional 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.
Malam hiburan tersebut turut dihadiri Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfahmi Adrian, Asisten I Syaiful Bahri, Asisten II Indrawansyah, Asisten III Riswidiantoro, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ahmad Syukur, serta Camat Rengat Barat Fikri Gushendri.
Hadir pula Kepala Desa Pekan Heran beserta jajaran, pengurus Sampan Jalur Panglimo Rimbo Piako, para pendayung, pelatih, ofisial, serta ratusan masyarakat.
Ketua Umum Panglimo Rimbo Piako, Raja Fauzi, menyampaikan kilas balik perjalanan tim hingga berhasil mempertahankan prestasi pada ajang Tepian Narosa Kuantan Singingi.
Menurutnya, pencapaian Juara III tahun 2026 sekaligus menyamai prestasi yang diraih Panglimo Rimbo Piako pada tahun sebelumnya.
Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Inhu yang telah memberikan dukungan terhadap jalur-jalur perwakilan daerah untuk berlaga di tingkat nasional.
Ia berharap ke depan Pemkab Inhu dapat menggelar lebih banyak ajang penyisihan atau rayon. Menurutnya, kompetisi tersebut penting sebagai bagian dari persiapan tim agar lebih matang sebelum bertanding di tingkat nasional.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Desa Pekan Heran Suparmanto kepada Pemerintah Daerah, pelatih, pendayung, dan seluruh ofisial yang telah mendampingi serta mendukung perjuangan Panglimo Rimbo Piako.
Ia berharap prestasi tim dapat terus meningkat dan mampu meraih Juara I pada ajang mendatang.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Sampan Jalur Panglimo Rimbo Piako yang kembali mengharumkan nama Kabupaten Inhu.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten saya sampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Sampan Jalur Panglimo Rimbo Piako Desa Pekan Heran yang kembali mengharumkan nama Inhu dengan meraih Juara III pada Event Jalur Tradisional Tepian Narosa Teluk Kuantan Tahun 2026," tegas Bupati Ade.
Prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Panglimo Rimbo Piako. Pada 2025 lalu, tim yang sama juga berhasil meraih Juara III di ajang Tepian Narosa.
Artinya, selama dua tahun berturut-turut Panglimo Rimbo Piako mampu mempertahankan posisi tiga besar dalam salah satu ajang Pacu Jalur yang bergengsi tersebut.
Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Inhu tetap memberikan dukungan kepada jalur-jalur yang mewakili daerah dan bertanding di Tepian Narosa sesuai dengan komitmen pemerintah daerah.
Terkait terbatasnya jumlah ajang rayon pada tahun ini, Ade menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan anggaran. Namun, ia meyakini dengan kekompakan seluruh pihak, prestasi yang lebih baik dapat diraih pada masa mendatang.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Inhu menyerahkan bonus sebesar Rp30 juta kepada Panglimo Rimbo Piako.
Bonus tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tim, termasuk untuk pemeliharaan jalur.
Selain memberikan apresiasi kepada tim pacu jalur, Bupati Ade juga mengingatkan masyarakat terkait kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi tersebut bahkan berdampak terhadap aktivitas pendidikan, dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa diliburkan.
Bupati mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
"Jangan sampai membakar hutan dan lahan atas alasan apa pun, apalagi di musim kemarau ini," tegas Bupati Inhu.
Malam Hiburan Rakyat kemudian dilanjutkan dengan penampilan Dendang Bintang Fortuna yang didatangkan dari Kuantan Singingi.
Hiburan tersebut semakin menambah kemeriahan suasana malam syukuran yang diwarnai kebersamaan antara pemerintah daerah, pengurus jalur, pendayung, pelatih, ofisial, dan masyarakat Desa Pekan Heran.