Pencarian

Podcast Kelupas

36 Pebulutangkis Muda Raih Super Tiket dan Melaju ke Babak Karantina

Ahad, 13 September 2026 • 19:39:48 WIB
36 Pebulutangkis Muda Raih Super Tiket dan Melaju ke Babak Karantina
PB Djarum.

KUDUS (RA) - Sebanyak 36 pebulutangkis muda berhasil meraih Super Tiket di Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 usai melewati rangkaian seleksi selama lima hari, 9-13 September, di GOR Djarum Jati, Kudus.

Selanjutnya, para atlet akan menjalani karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum dengan dua kali fase eliminasi yang bertujuan melihat bakat dan mentalitas atlet. Mereka yang lolos Tahap
Karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung sebagai atlet binaan PB Djarum.

Adapun para peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus terdiri dari 18 atlet putra dan putri yang lolos melalui jalur turnamen di tiga kelompok usia yakni U-11, KU 11 dan KU 12 baik putra dan putri.

Sementara 18 atlet lainnya memperoleh Super Tiket berdasarkan hasil pemantauan Tim Pencari Bakat PB Djarum.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengapresiasi antusiasme para peserta terhadap penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026. Lebih lanjut, Yoppy juga berpesan agar para atlet-atlet muda tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi begitu masuk ke Tahapan Karantina.

"Kami mengapresiasi kepada orang tua, pelatih, dan anak-anak atlet usia dini yang selalu menanti penyelenggaraan Audisi Umum. Itu artinya, kaderisasi mata rantai bulutangkis Indonesia tetap terpelihara dengan baik," kata Yoppy.

"Selamat untuk yang lolos ke Tahap Karantina, tapi ini baru permulaan karena tantangan selanjutnya akan semakin berat. Bahkan, jika nanti masuk PB Djarum pun level persaingannya akan lebih tinggi lagi. Jadi para peserta harus
bersiap,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, bangga dengan kegigihan pebulutangkis muda yang berjuang habis-habisan dalam proses seleksi guna menembus gerbang masuk menjadi atlet binaan PB Djarum.

Menurut juara All England 2003 itu, Audisi Umum bukan hanya proses seleksi, tapi juga tolok ukur bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mentalitas bertanding.

“Selamat kepada para peserta Audisi Umum PB Djarum yang berhasil mendapatkan Super Tiket. Perjuangan belum berakhir karena masih ada fase karantina. Jadi, semua peserta harus mempersiapkan diri lebih matang lagi mulai dari fisik hingga mental. Tetap disiplin, terus memberikan yang terbaik dan ikuti arahan pelatih,” ungkap Sigit.

Sementara itu, Sigit juga memberikan pesan bagi peserta yang belum berhasil meraih Super Tiket agar jangan berkecil hati. Pasalnya, kesempatan untuk bergabung dengan PB Djarum selalu terbuka.

“Bagi yang belum mendapatkan Super Tiket jangan berkecil hati, tetap semangat untuk terus berlatih. Meskipun sudah berapa kali gagal, suatu saat mungkin akan bisa berhasil. Tidak menutup kemungkinan dua atau tiga tahun ke depan apabila kalian berlatih dengan giat, akan menjadi yang terbaik. Sampai bertemu di Audisi Umum PB Djarum 2027 #TeruskanSemangatJuara,” ucap Sigit.

Salah satu peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 jalur turnamen ialah Aldi Aprian Nugraha di nomor KU 12 Putra. Pebulutangkis muda asal PB Mustika Ungaran Jawa Tengah tersebut sukses mengamankan Super Tiket setelah mengalahkan Abidzar Al Ghifari asal Bandung, Jawa Barat di hari terakhir turnamen.

Bagi Aldi, meraih Super Tiket dan melaju ke babak karantina adalah buah dari hasil latihan intens selama setahun terakhir. Sebelumnya, pada Audisi Umum PB Djarum 2025, langkahnya masuk PB Djarum terhenti di fase screening.

"Sejak tahun lalu, Saya fokus latihan, memperbaiki kekurangan, makan juga dijaga jangan sampai telat dan nggak boleh sering pegang handphone. Makanya sekarang senang sekali bisa lolos tahap turnamen. Sekarang saya harus mempersiapkan diri supaya bisa lebih bagus lagi pada saat di karantina," ucap Aldi.

Gurat kebahagiaan juga terpancar dari wajah Adibha Fitria. Meski gagal di babak 16 besar turnamen di nomor U-11 putri, pebulutangkis muda asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur ini mendapatkan Super Tiket Pilihan Tim Pencari bakat dan berhak mengikuti tahap karantina di asrama PB Djarum.

“Senang banget rasanya (bisa masuk tahap karantina) karena aku memang mau masuk PB Djarum supaya bisa jadi pemain dunia. Ini kedua kalinya aku ikut Audisi Umum, tahun lalu aku baru main satu kali langsung kalah. Terus tahun ini ikut lagi dan berhasil ke Babak 16 Besar dan nggak menyangka bisa dapat Super Tiket. Semoga di tahap karantina nanti aku bisa membuktikan kemampuan ku ke tim pelatih,” ucap Adibha.

Adapun Penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026, kategori Super Tiket Jalur Turnamen U-11 Putri, diantaranya Selena Arraya Prasetyo - Sukoharjo (PB PMS Solo), Ailsie Elaina Sembiring - Kota Bogor (PB Champion Kudus). Kategori KU 11 Putri yakni Anindita Khaira Wilda - Kota Bekasi (non klub) dan Farisa F. Zafiranihall Sya’bani Setiawan - Kota Mojokerto (PB Griya Bugar Yogyakarta).

Untuk KU 12 Putri, diantaranya Fiona Ayundya Putri Berlian - Kota Semarang (PB Arista Semarang) dan Syarifah Adshila Nugroho - Sleman (PB Champion Reborn Jogja). Untuk U-11 Putra, yakni Zayn Abdullah Rajendra - Penajam Paser Utara (PB Champion Kudus), Muhammad Deffran Alfarraz - Cirebon (PB Pandawa), Kentaro Javas Kaivan Tsaqib - Kebumen (PB Champion Kebumen) dan Ghaozan Gaffi Algibran - Bekasi (PB Champion Kudus).

Kemudian KU 11 Putra yakni Ashoka Putra Arvita - Kota Semarang (Altrec Semarang), Azka Adhitama - Bekasi (PB Bhinneka 2), Jethro Alexander Kemas - Kota Palembang (Five Stars Badminton Club) dan Muhammad Marus Sulaiman - Pekalongan (PB Champion Kudus).

KU 12 Putra diantaranya Aldi Aprian Nugraha Aldi Aprian Nugraha - Kota Semarang (PB. Mustika Ungaran), Fawwaz Sani Adhipramana - Ponorogo (PB PMS Solo), Baron Baswara Putra - Kota Yogyakarta (PB Champion Reborn Jogja) dan M. Ramdani Mubarok - Bandung (PB Victory Bandung).

Sementara untuk  Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat, kategori U-11 Putri yakni Adibha Fitria - Kota Samarinda (PB Champion Kudus), Sanabila Niyaz Faza - Kota Tangerang (PB Champion Bogor), Vicky Lee Alison - Tegal (PB Sinar Mutiara) dan Chloe Levona Willie - Kota Bandung (Ade Badminton Club Bandung).

Kategori KU 11 Putri RR. Arnetta Safara Bilqish Sholeh - Kota Yogyakarta (Eko Febrianto), untuk kategori KU 12 Putri yakni Lilianne Andrea Octaviany - Kabupaten Sintang (PB Champion Klaten), Stefanie Tricia Laiman - Kabupaten Klaten (PB Champion Klaten), Karenina Putri Inka Azzahra - Kabupaten Kendal ((Altrec Semarang) dan Karina Frederika Putri Loen - Kota Depok (PB Champion Dakota).

Setelahnya kategori U-11 Putra yakni Moreno Putra Zhulkifli - Kota Balikpapan (PB Cahaya Indonesia), Wijaya Putra Sugiharto - Kabupaten Sidoarjo (PB Champion Klaten) dan Arjuna Azka Aldrich - Kabupaten Sragen (PB Sukowati).

KU 11 Putra diantaranya Azka Azfar Rabbani - Kabupaten Purworejo (PB Garuda Jaya) dan Muh. Rifky Harimurti Ramadhan - Kabupaten Kolaka (PB Champion Kudus). KU 12 Putra yaitu Feliks Zebua - Kabupaten Bogor (KAYP1 Champion Bogor), Ghian Ahza Danish Adinata - Kota Surakarta (PB PMS Solo), Muhadad Al Azzam - Kota Bandung (Jingga Badminton Academy) dan Raziq Sahala - Kabupaten Banjarnegara (PB Delta Klampok).

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks