Pencarian

Podcast Kelupas

Heboh! Keributan di Gerbang Tol Muara Fajar, PJR Amankan Pengemudi

Sabtu, 12 September 2026 • 20:14:00 WIB
Heboh! Keributan di Gerbang Tol Muara Fajar, PJR Amankan Pengemudi
Heboh! Keributan di Gerbang Tol Muara Fajar.

PEKANBARU (RA) – Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau mengamankan seorang pengemudi yang terlibat keributan diduga terkait upaya penarikan kendaraan di kawasan Gerbang Tol Muara Fajar, Pekanbaru, Sabtu (12/9/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Keributan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membuat situasi di sekitar gerbang tol menjadi tidak kondusif.

Informasi kejadian diterima personel PJR dari Senkom Tol Permai. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan keamanan dan mencegah situasi berkembang.

Setibanya di lokasi, personel mendapati seorang pengemudi Toyota Daihatsu Sigra BM 1656 AB, Tony Dismanto Marpaung (35), berada dalam situasi yang tidak kondusif.

Kendaraan tersebut diduga hendak ditarik oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai pihak leasing Capella.

Untuk mencegah terjadinya konflik dan memastikan keselamatan pengemudi, personel PJR kemudian mengamankan Tony dari lokasi. Ia selanjutnya dibawa ke Polsek Rumbai untuk mendapatkan perlindungan serta penanganan lebih lanjut.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, personel PJR menerima informasi dari Senkom Tol terkait adanya keributan di sekitar Gerbang Tol Muara Fajar. Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar Eko.

Menurut Eko, respons cepat personel di lapangan dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah keributan berkembang dan mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengapresiasi respons cepat personel PJR yang langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi dari Senkom Tol Permai.

"Kami mengapresiasi respons cepat personel PJR yang segera turun ke lokasi setelah menerima informasi dari Senkom Tol. Kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun menghambat arus lalu lintas," kata Jeki.

Ia mengatakan komunikasi dan sinergi dengan pihak Senkom Tol perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari sistem deteksi dini terhadap berbagai kejadian di kawasan jalan tol.

"Sinergi dan komunikasi dengan pihak Senkom Tol akan terus kita tingkatkan. Informasi yang cepat dari petugas di lapangan sangat membantu kepolisian dalam mengambil langkah cepat untuk mencegah gangguan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," jelasnya.

Jeki juga mengimbau masyarakat segera menghubungi kepolisian apabila mengalami ancaman, intimidasi, keributan maupun tindakan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengalami ancaman atau tindakan yang membuat tidak aman. Jangan menghadapi sendiri. Informasi yang cepat akan memudahkan personel memberikan perlindungan dan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum," tegasnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, Jeki menyebut persoalan tersebut telah diserahkan kepada Polsek terdekat untuk dilakukan penyelidikan.

"Untuk tindak lanjutnya, kita sudah serahkan kepada pihak Polsek terdekat agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengalami ancaman atau tindakan yang dapat mengganggu keamanan," tutup Jeki.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks