Pencarian

Podcast Kelupas

Dari Riau Menuju Istana, Rizqy dan Arifa Impikan Posisi Terbaik

Senin, 13 Juli 2026 • 17:38:00 WIB
Dari Riau Menuju Istana, Rizqy dan Arifa Impikan Posisi Terbaik
Capaska Tingkat Pusat foto bersama Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

PEKANBARU (RA) - Suasana hangat menyelimuti pertemuan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Pusat dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di ruangan Wakil Gubernur Riau, Senin (13/7/2026).

Dua pelajar berseragam putih abu-abu, yakni Rizqy Aditya Siregar, siswa MAN Insan Cendekia Kabupaten Siak dan Arifa Rahma Maulydha, siswi SMAN 1 Keritang Kabupaten Indragiri Hilir akan berangkat ke Jakarta sebagai perwakilan Provinsi Riau di Istana Negara.

Sebagai putera daerah yang mencatatkan sejarah pertama bagi Kabupaten Siak yang berhasil menembus seleksi Paskibraka Nasional, Rizqy mengaku dirinya membawa beban sekaligus kebanggaan sejarah.

"Sebagai utusan dari Kabupaten Siak dan pertama dalam sejarah menembus Istana Negara. Saya sangat bangga sekali karena bisa membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya bisa menjadi yang terbaik dimanapun saya berada," kata Rizqy.

Dikatakannya, motivasi itu tidak datang tiba-tiba. Sejak kecil, ia dididik dengan satu pesan dari orang tuanya.

"Sesuai dengan amanat yang ditanamkan orang tua saya, bahwa saya harus menjadi yang terbaik, bahkan harus lebih baik daripada orang tua saya. Hal itu yang saya tanamkan dan jadikan motivasi hingga saat ini," tuturnya.

Latihan fisik setiap pagi, hafalan wawasan kebangsaan di malam hari, hingga mengatur waktu antara sekolah dan latihan, sudah menjadi rutinitas Rizqy selama berbulan-bulan.

"Semua hal tersebut saya jalani, hanya dengan tujuan menjadi kebanggaan dan membawa mimpi untuk tidak mengecewakan Riau, khususnya Kabupaten Siak," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Arifa. Dikatakannya, perjalanan menuju titik ini tidak singkat. Bagi dirinya, setiap tahapan seleksi adalah ujian kesabaran.

"Seleksi diikuti dari tingkat sekolah, lanjut ke tingkat kecamatan dan kabupaten, hingga ke tingkat provinsi. Persiapan yang dilakukan adalah tes fisik, mental, dan wawasan kebangsaan," ceritanya.

Baginya, menjadi Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris sempurna. Ada hal lain yang jauh lebih dalam.

"Menurut saya, sebagai seorang Paskibraka bukan hanya mempersiapkan diri dan mental, namun juga harus dilengkapi dengan wawasan yang luas," ujarnya.

Ketika namanya diumumkan lolos ke tingkat nasional, dirinya mengaku masih tidak percaya.

"Saya sangat tidak menyangka dapat mewakilkan Riau untuk menjadi pengibar di Senayan, saya sangat bahagia, bersyukur dan sangat bangga," katanya.

Kini satu harapan ia genggam erat. "Harapannya bisa mengisi posisi pembawa baki," ucap Arifa.

Bagikan
Sumber: Sri Wahyuni

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks