PEKANBARU (RA) - Sekolah Sepak Bola (SSB) PTPN IV Regional III mencatatkan prestasi membanggakan setelah keluar sebagai juara Liga TOPSkor Series Pekanbaru U-16 Tahun 2026. Gelar tersebut sekaligus mengantarkan tim muda binaan PTPN IV menjadi wakil Provinsi Riau pada putaran nasional yang akan berlangsung di Bogor, akhir Juli 2026.
Keberhasilan itu diraih setelah SSB PTPN IV Regional III tampil konsisten sepanjang kompetisi yang berlangsung selama tiga bulan sejak April 2026 dan diikuti 11 tim terbaik di Riau.
Penentuan gelar juara berlangsung dramatis pada laga terakhir. Selama 10 pekan, Benecia FA memimpin klasemen, sementara PTPN IV terus membayangi di posisi kedua. Nasib juara akhirnya ditentukan saat kedua tim bertemu pada pertandingan pamungkas.
Di bawah tekanan wajib menang, skuad asuhan Philep Hansen Maramis tampil tenang dan percaya diri. Gol yang dicetak M. Hanif Habiburahman dan Rezky Yulandris Simanjuntak memastikan kemenangan 2-1 atas Benecia FA sekaligus membawa PTPN IV merebut puncak klasemen.
SSB PTPN IV Regional III menutup kompetisi dengan torehan impresif, yakni mengumpulkan 31 poin dari 10 kemenangan dan satu hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan. Tim ini juga mencetak 33 gol dan hanya kebobolan delapan kali, unggul satu poin dari Benecia FA.
Ketua SSB PTPN IV Regional III, Juniadi, mengatakan gelar juara tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kemampuan teknik, disiplin latihan hingga pembentukan karakter para pemain.
"Anak-anak menunjukkan mental juara. Meski sepanjang kompetisi berada di bawah pemuncak klasemen, mereka tidak pernah menyerah dan tetap percaya kesempatan akan datang. Saat laga penentuan, mereka mampu menjawab tantangan dengan permainan terbaik. Ini menjadi sejarah bagi SSB PTPN IV Regional III," ujar Juniadi.
Dominasi SSB PTPN IV juga terlihat dari penghargaan individu. Tim ini memborong empat penghargaan bergengsi, yakni pemain terbaik yang diraih M. Hanif Habiburahman, top skor melalui Nadhif Muzhafaran dengan koleksi 11 gol, penjaga gawang terbaik Nabil Fathurrahman, serta pelatih terbaik yang diraih Philep Hansen Maramis.
Menghadapi putaran nasional, Philep mengatakan tim pelatih langsung menyusun program persiapan intensif. Fokus latihan diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan taktik permainan, serta penguatan mental bertanding agar para pemain siap bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.
"Kami ingin anak-anak datang ke putaran nasional dengan persiapan maksimal. Selain fisik dan taktik, mental bertanding juga menjadi perhatian utama agar mereka mampu tampil percaya diri dan menikmati setiap pertandingan. Kami optimistis tim ini mampu memberikan hasil terbaik untuk Riau," kata Philep.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengapresiasi kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah mengantarkan tim meraih prestasi membanggakan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga membawa nama baik Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau di tingkat nasional.
"Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Kini saatnya membawa nama Riau bersaing di tingkat nasional. Kami akan terus mendukung pembinaan sepak bola usia dini agar lahir lebih banyak atlet berprestasi dari daerah ini," ujar Bambang.