Pencarian

Podcast Kelupas

Upaya Lestarikan Tradisi Melayu, Sekda Inhu Buka Festival Gasing Se-Riau Piala Bupati 2026

Ahad, 21 Juni 2026 • 16:45:30 WIB
Upaya Lestarikan Tradisi Melayu, Sekda Inhu Buka Festival Gasing Se-Riau Piala Bupati 2026
Festival Gasing Se-Riau 2026 Piala Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati Inhu, Sabtu (20/6/2026) malam.

INHU (RA) - Festival Gasing Se-Riau 2026 Piala Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati Inhu, Sabtu (20/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi ajang pelestarian budaya Melayu sekaligus wadah memperkenalkan olahraga tradisional gasing kepada generasi muda.

Pembukaan festival dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu, Zulfahmi Adrian, yang hadir mewakili Bupati Inhu.

Turut hadir unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Ketua Persatuan Gasing (Pergasi) Inhu, peserta lomba, serta tamu undangan lainnya.

Festival Gasing Se-Riau 2026 merupakan event perdana yang diselenggarakan Persatuan Gasing (Pergasi) Inhu bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Inhu.

Kegiatan yang berlangsung sejak 19 hingga 21 Juni 2026 ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Ketua Panitia Pelaksana, Rizky Anugraha, mengatakan festival mempertandingkan dua kategori, yakni kategori pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat dan kategori umum se-Provinsi Riau.

"Hingga malam pembukaan jumlah peserta telah mencapai 140 orang dan diperkirakan masih akan bertambah," kata Rizky dalam laporannya.

Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan festival adalah melestarikan sekaligus menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga tradisional gasing yang merupakan bagian dari budaya masyarakat Melayu.

"Saya berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan agar budaya dan olahraga tradisional ini tetap berkembang di tengah kemajuan zaman," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Inhu melalui sambutan yang dibacakan Sekda Zulfahmi Adrian menegaskan bahwa Festival Gasing Se-Riau merupakan langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu yang telah menjadi identitas masyarakat.

"Festival ini merupakan langkah nyata untuk melestarikan tradisi budaya yang telah menjadi jati diri masyarakat Melayu. Kami juga ingin memperkenalkan dan membudayakan permainan tradisional gasing kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi," ujar Zulfahmi membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Inhu juga menyampaikan apresiasi kepada Pergasi Inhu, panitia pelaksana, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.

Menurut Pemkab Inhu, keterlibatan pelajar SD dalam kompetisi ini menjadi langkah strategis dalam mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus. Sedangkan kategori umum menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pecinta gasing dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

Selain sebagai upaya pelestarian budaya, Festival Gasing Se-Riau juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata daerah yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Pemkab Inhu berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan berkualitas sehingga mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Indragiri Hulu maupun Provinsi Riau.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Gasing Se-Riau Tahun 2026 tingkat umum dan Sekolah Dasar secara resmi dibuka. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding secara sportif, menjunjung persaudaraan serta terus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya tradisional gasing," tutupnya.

Kemeriahan festival berlanjut saat Sekda Inhu bersama unsur Forkopimda menuju arena pertandingan untuk menyaksikan pertandingan ekshibisi gasing Forkopimda.

Atraksi tersebut mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya festival.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks