Pencarian

Podcast Kelupas

Purnawiyata SMK Kehutanan Pekanbaru: 101 Rimbawan Muda Siap Mengabdi untuk Negeri

Rabu, 13 Mei 2026 • 17:33:47 WIB
Purnawiyata SMK Kehutanan Pekanbaru: 101 Rimbawan Muda Siap Mengabdi untuk Negeri
Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Angkatan XV resmi mengikuti prosesi Purnawiyata

PEKANBARU (RA) - Sebanyak 101 siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Angkatan XV resmi mengikuti prosesi Purnawiyata, Rabu (13/5/2026). 

Para siswa dinyatakan lulus dan telah menyelesaikan pendidikan pada Tahun Ajaran 2025/2026.

Acara yang digelar di halaman sekolah berlangsung meriah. Para siswa menampilkan berbagai atraksi mulai dari parade kesenian, unjuk keterampilan, hingga demonstrasi ketangkasan di hadapan orang tua dan tamu undangan.

Kepala Pusat Perencanaan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, Dr Mamat Rahmat MP menyampaikan bahwa lulusan kini resmi dikembalikan kepada orang tua dan dititipkan kepada ikatan alumni.

“Sekarang mereka sudah lulus. Kita kembalikan kepada orang tuanya, sekaligus kita titipkan kepada IKA SMK Kehutanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa lulusan SMK Kehutanan memiliki peluang luas, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun langsung bekerja di sektor kehutanan.

“Ada yang melanjutkan kuliah, dan ada juga yang langsung direkrut menjadi Masyarakat Mitra Polhut (MMP) melalui kerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Di sini ada sekitar 40 orang yang dititipkan menjadi MMP,” jelasnya.

Selain itu, sejumlah lulusan juga direkrut perusahaan kehutanan melalui Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia.

“Ada 16 orang bekerja di perusahaan kehutanan, empat orang akan direkrut di persemaian permanen, dan ada yang mendapat jalur prestasi untuk kuliah di IPB serta beberapa perguruan tinggi di Sumatera,” tambahnya.

Dr Mamat menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong lulusan untuk mengikuti berbagai peluang kerja, termasuk rekrutmen CPNS.

“Kami dorong mereka ikut tes CPNS. Mungkin nanti ada yang menjadi polisi kehutanan, pengendali ekosistem hutan, penyuluh kehutanan, atau Manggala Agni. Tidak hanya di kementerian, tapi juga di pemerintah daerah, sesuai persyaratan yang berlaku,” paparnya.

Ia berharap seluruh lulusan dapat berkiprah di sektor kehutanan guna memperkuat pengelolaan hutan Indonesia.

“Harapan kami, lulusan SMK Kehutanan bekerja di sektor kehutanan agar pengelolaan hutan makin baik. Kita punya sumber daya alam yang kaya. Tanpa SDM profesional, berintegritas, dan kompeten, pengelolaan itu tidak akan optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam mencetak SDM unggul.

“Kami menyiapkan SDM yang profesional, berdaya saing tinggi, berintegritas, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Dr. Mamat menjelaskan dua jalur penerimaan siswa di SMK Kehutanan, yaitu Jalur Reguler dan Jalur Khusus.

“Ada jalur reguler dan jalur khusus untuk anak keluarga kelompok tani hutan atau masyarakat yang tinggal di pinggir hutan. Harapannya, mereka kembali ke kampungnya dan mampu menjaga kelestarian hutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru Slamet Supriyadi MSc menyebutkan bahwa komposisi lulusan tahun ini terdiri dari 50 persen siswa reguler dan 50 persen jalur khusus.

Slamet juga menegaskan bahwa seluruh pembiayaan pendidikan siswa di SMK Kehutanan ditanggung pemerintah melalui BP2SDM Kementerian Kehutanan.

“Semua kebutuhan pendidikan ditanggung BP2SDM. Selama belajar di sini, makan dan kebutuhan lainnya disediakan. Seluruh biaya pendidikan gratis sampai lulus,” pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks