RIAU, DISWAY.ID – Dalam rangka memperkuat kedaulatan pangan nasional, Polsek Kampar Kiri terus menunjukkan komitmen nyatanya di lapangan. Pada Selasa siang (12/5/2026), jajaran Polsek melakukan peninjauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.
Kegiatan pengecekan ini dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Lipai dan Desa Kebun Durian, Aiptu Armen Rianto Nasution. Tidak sendirian, ia didampingi oleh Ketua Kelompok Tani Presisi, Made, guna memastikan setiap jengkal lahan yang dikelola mendapatkan perawatan yang optimal sesuai dengan standar pertanian yang baik.
"Program ketahanan pangan ini memfokuskan pada komoditas jagung pipil yang ditanam di atas lahan seluas 1,5 hektar. Sebanyak 20 kilogram bibit unggul telah disemai sejak awal Maret lalu, sebagai bagian dari program strategis Polsek Kampar Kiri dalam memanfaatkan lahan produktif demi kesejahteraan masyarakat sekitar," ujar Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Rusyand Zuhri Siregar.
Zuhri menjelaskan, erdasarkan hasil pantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Baik bibit maupun kondisi tanah dilaporkan dalam keadaan baik dan subur, menandakan proses pemeliharaan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Presisi berjalan dengan sangat efektif.
"Hingga saat ini, tim di lapangan melaporkan tidak adanya kendala berarti, baik dari segi serangan hama maupun faktor cuaca yang mengganggu," kata Zuhri.
Hal ini menjadi kabar baik bagi target swasembada lokal, mengingat tanaman jagung tersebut terus tumbuh kuat sejak pertama kali ditanam pada tanggal 7 Maret 2026 yang lalu.
Secara teknis, lahan yang berada pada titik koordinat 0.167509.101.222705 ini diprediksi akan memasuki masa panen dalam kurun waktu sekitar 110 hari sejak masa tanam. Dengan perhitungan yang matang, diproyeksikan hamparan hijau jagung pipil ini akan siap dipanen pada bulan Juli 2026 mendatang.
Zuhri menyampaikan bahwa kolaborasi antara Polri dan kelompok tani adalah kunci keberhasilan program ini. Kehadiran Polri bukan hanya sebagai pengayom keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan.
"Semoga keberhasilan lahan ketahanan pangan di Desa Sungai Lipai ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam demi kemandirian pangan daerah," tegasnya.