Pencarian

Podcast Kelupas

PHR Sulap UMKM Kampar Jadi Ikon Ekonomi Kreatif di Riau

Jumat, 08 Mei 2026 • 09:48:29 WIB
PHR Sulap UMKM Kampar Jadi Ikon Ekonomi Kreatif di Riau
Wajah Alun-Alun Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, kini berubah total.

KAMPAR (RA) - Wajah Alun-Alun Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, kini berubah total.

Kawasan yang sebelumnya dipenuhi lapak sederhana dan gerobak kayu kini bertransformasi menjadi pusat kuliner dan ekonomi kreatif yang tertata rapi.

Perubahan tersebut tak hanya menghadirkan suasana baru, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat desa melalui program pengembangan UMKM yang dijalankan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Ketua Kelompok UMKM Alun-Alun Tanjung Sawit, Pariana, mengatakan sebelum adanya program tersebut para pedagang kerap menghadapi berbagai kendala, terutama saat musim hujan.

"Dulu kami jualan seadanya saja. Kalau hujan, pembeli hampir tidak ada karena tempatnya kurang nyaman," ujarnya.

Menurutnya, kondisi lapak yang belum tertata membuat potensi ekonomi kawasan alun-alun yang memiliki jogging track dan taman bermain itu belum berkembang optimal.

Perubahan mulai terlihat setelah PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan bantuan berupa 15 booth UMKM serta pelatihan penguatan kapasitas bagi para pedagang.

Tak hanya bantuan fisik, para pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan terkait higienitas dan sanitasi makanan agar mampu bersaing di pasar yang lebih modern.

"Tempatnya sekarang lebih rapi dan nyaman. Kami jadi lebih semangat dan percaya diri menjalankan usaha," kata Pariana.

Ia mengakui pada awal program sempat ada tantangan karena sebagian pedagang masih terbiasa dengan pola lama dan belum memahami pentingnya standar kebersihan.

Namun melalui pendekatan persuasif dan pelatihan yang diberikan, para pedagang mulai beradaptasi dan melakukan inovasi terhadap produk jualan mereka.

Hasilnya, omzet rata-rata pedagang kini meningkat hingga Rp 4 juta sampai Rp 5 juta per bulan. Aktivitas ekonomi di kawasan tersebut juga tetap berjalan stabil meski cuaca kurang bersahabat.

Manager Community Involvement & Development (CID) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Iwan Ridwan Faizal, mengatakan transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah desa mampu menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan.

"Transformasi ini menunjukkan dukungan yang tepat sasaran dan semangat perubahan masyarakat mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif," ujarnya.

Dampak program tersebut juga turut mendorong peningkatan tata kelola desa. Desa Tanjung Sawit bahkan berhasil meraih predikat Desa Terbaik Provinsi Riau Tahun 2025 berdasarkan SK Gubernur Riau Nomor Kpts 597/V/2025.

"Selain menjalankan bisnis hulu migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat hingga lingkungan hidup," tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks