PEKANBARU (RA) - Polisi memeriksa tiga orang dari PT Persada Bumi Etam (PBE) terkait kecelakaan kerja lift jatuh di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru.
Ketiganya terdiri dari manajer proyek, manajer K3, dan seorang operator.
Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, AKP Leo Putra Dirgantara mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian dalam penggunaan lift barang yang dipakai mengangkut pekerja.
"Yang diperiksa masih tiga orang, manajer dan K3-nya. Untuk dugaan kelalaian masih kita dalami," ujar Leo, Kamis (9/4/2026).
Insiden itu terjadi pada Selasa (7/4) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, tiga pekerja tengah turun dari lantai tujuh menggunakan lift barang usai membersihkan peralatan kerja.
Namun, saat lift bergerak turun dan tiba di lantai enam, alat tersebut tiba-tiba berhenti. Diduga, kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan.
"Tidak lama kemudian, lift barang tersebut jatuh hingga ke lantai dasar. Diduga rem tidak berfungsi," jelas Leo.
Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat. Mereka adalah Kusnia (23) warga Garut, Muhammad Agit Nurjamil (25) warga Tapung Hilir, dan Ashari Ananta Pangestu (27) warga Kampar. Ketiganya mengalami patah tulang kaki dan kini menjalani perawatan intensif di RS Santa Maria Pekanbaru.
"Akibat kejadian itu, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini dirawat di ruang ICU," tambahnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kabel baja yang putus, satu unit angkong, serta patahan sekop besi. Lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi.
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, terlihat para pekerja proyek tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm saat bekerja.