Pencarian

Podcast Kelupas

Satu Tahun Kepemimpinan, Wagub Ajak Masyarakat Doakan Gubri Nonaktifkan Abdul Wahid

Jumat, 20 Februari 2026 • 18:07:00 WIB
Satu Tahun Kepemimpinan, Wagub Ajak Masyarakat Doakan Gubri Nonaktifkan Abdul Wahid
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto

PEKANBARU (RA) - Masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Abdul Wahid - SF Hariyanto memasuki periode satu tahun pertama.

Di mana, keduanya memiliki visi "Riau Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis dan Maju" atau yang disingkat dengan Riau Bedelau.

Untuk mengekspos keberhasilan keduanya terhadap pembangunan pada 1 tahun pertama, Pemprov Riau menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan awak media.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyadari pada awal periode keduanya terjadi peristiwa tidak menyenangkan yang menyebabkan perubahan susunan pemerintah.

"Kami mengalami kesulitan pada awal periode yang menyebabkan adanya perubahan konfigurasi pemerintahan. Namun, pertumbuhan dan pelayanan tetap harus berjalan," kata SF Hariyanto, Jumat (20/2/2026).

Di mana, dirinya menerima mandat untuk menjadi Pelaksana Tugas Gubernur oleh Kementerian Dalam Negeri pada 4 November lalu pasca Gubernur Riau nonaktifkan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Saya menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan bapak Abdul Wahid untuk membangun Riau lebih baik sesuai dengan visi dan misi," katanya.

Untuk itu, SF Hariyanto mengajak masyarakat Riau untuk mendoakan Gubernur Riau nonaktifkan Abdul Wahid dapat tabah dalam menjalani cobaan yang sedang dijalani.

"Mari kita doakan bapak Abdul Wahid agar tabah menjalani ujian yang tengah dihadapi. Di sisa masa jabatan ini, saya berkomitmen untuk tetap menjalankan persoalan dasar dan menunaikan janji politik," katanya.

Untuk diketahui, pada Perda Nomor 7 Tahun 2025 Tentang RPJMD Provinsi Riau, tertera visi pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto.

Diantaranya membangun manusia yang sehat dan berkualitas melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan berkeadilan serta keberpihakan pada disabilitas dan kelompok marjinal. Kemudian meningkatkan perekonomian, daya saing dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumberdaya secara optimal dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan.

Setelahnya memperkuat infrastruktur yang handal guna kemudahan akses, pelayanan masyarakat dan perekonomian serta peningkatan konektifitas antar wilayah. Memerangi kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan antar masyarakat dan antar wilayah serta menjaga keseimbangan dan pemerataan pembangunan.

Selanjutnya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bauk dan berintegritas serta pelayanan publik yang berkualitas dengan dukungan aparatur tang berkompeten dan profesional menuju pemerintahan yang berkelas dunia (World Class Government).

Serta memperkuat riset dan inovasi serta kerjasama pembangunan melalui multi helix partnership, kerjasana antara daerah maupun kerjasama global. Terakhir, mewujudkan kebudayaan melayu sebagai alat pemersatu dan perwujudan nilai-nilai kearifan lokal serta mendorong kehidupan bermasyarakat yang kondusif, aman, nyaman dan adil untuk semua.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks