Pencarian

Podcast Kelupas

Cian Cui, Festival Perang Air di Meranti Berawal dari Ide Kombes Pandra

Kamis, 19 Februari 2026 • 21:35:42 WIB
Cian Cui, Festival Perang Air di Meranti Berawal dari Ide Kombes Pandra
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, bersama peserta Festival Perang Aor atau Cian Cui di Meranti, Riau.

PEKANBARU (RA) - Festival Perang Air atau sering disebut Cian Cui, kini menjadi tradisi baru saat perayaan Tahun Baru Imlek di Kepulauan Meranti, Riau, ternyata berawal dari gagasan seorang perwira polisi.

Ide tersebut dicetuskan oleh Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad yang saat ini menjabat sebagai Kabid Humas Polda Riau.

Saat menggagas festival itu pada tahun 2014, pria yang akrab disapa Pandra ini masih menjabat sebagai Kapolres Meranti dengan pangkat AKBP.

Kepada Riauaktual.com, Pandra menceritakan, bahwa ide festival perang air muncul sebagai solusi untuk mengurangi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akibat tradisi saling menyiram air saat Imlek.

"Waktu itu ada warga yang merasa kurang nyaman karena disiram air. Untuk mengurangi gangguan kamtibmas tanpa menghilangkan tradisi, saya terpikir membuat festival Perang Air yang teratur dan terkonsep," ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Gagasan tersebut kemudian dibahas dalam rapat bersama Forkompimda Meranti serta paguyuban masyarakat setempat.

Setelah mendapat persetujuan bersama, festival resmi digelar dan terus berlangsung hingga kini.

Pelaksanaan festival ditetapkan mulai setelah salat Ashar hingga sebelum salat Maghrib.

Dalam aturan yang disepakati, peserta tidak diperbolehkan menggunakan botol plastik, perhiasan, maupun membawa barang berharga saat kegiatan berlangsung.

Imbauan tersebut disosialisasikan melalui media serta peran aktif bhabinkamtibmas agar seluruh masyarakat mematuhi ketentuan yang telah dibuat.

Menariknya, peserta festival diwajibkan menggunakan becak khas Meranti untuk berkeliling Kota Selatpanjang yang merupakan ibu kota kabupaten.

"Kebijakan ini bertujuan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pemilik becak bermotor," kata Pandra.

Festival yang kemudian dikenal dengan nama Cian Cui ini pun berkembang pesat menjadi agenda tahunan yang dinanti-nanti.

Tidak hanya diikuti warga lokal, perayaan tersebut kini menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan turis ke Kepulauan Meranti.

Dari sebuah solusi penertiban, Festival Perang Air kini menjelma menjadi ikon budaya dan wisata yang mempererat kebersamaan masyarakat setiap perayaan Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks