Pencarian

Podcast Kelupas

Dua Tas Misterius Gegerkan Jamaah Masjid Al Khairat di Pekanbaru, Polisi Pastikan Bukan Bahan Peledak

Selasa, 10 Februari 2026 • 23:31:00 WIB
Dua Tas Misterius Gegerkan Jamaah Masjid Al Khairat di Pekanbaru, Polisi Pastikan Bukan Bahan Peledak
Tim Penjinak Bom Satbrimobda Polda Riau, membuat perimeter pengamanan di sekitar lokasi.

PEKANBARU (RA) - Warga dan jamaah Masjid Al Khairat, Jalan Mangga, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan dua tas mencurigakan yang ditinggalkan oleh orang tak dikenal, Selasa (10/2/2026) malam.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan dari pengurus masjid terkait keberadaan barang mencurigakan tersebut, kemudian langsung mengambil langkah pengamanan.

"Begitu menerima laporan, Polsek Sukajadi segera berkoordinasi dan menghubungi Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Riau. Kami langsung membuat perimeter pengamanan di sekitar lokasi," ujar Kombes Muharman.

Tim Jibom kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kedua tas menggunakan alat x-ray.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memastikan tidak ditemukan unsur bahan peledak di dalam tas tersebut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan x-ray, tidak ditemukan unsur bahan peledak. Selanjutnya, barang tersebut diserahkan kepada Tim Inafis Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan," jelasnya.

Guna mengungkap pemilik dan motif penempatan tas tersebut, polisi akan meminta keterangan dari petugas keamanan masjid serta ketua RW setempat.

Selain itu, penyelidikan juga dilakukan melalui rekaman kamera pengawas atau cctv.

"Dari cctv terlihat ada seseorang yang meletakkan tas di area masjid. Saat ini kami masih mendalami rekaman tersebut, termasuk memastikan apakah orang tersebut membawa senjata atau tidak," tambahnya.

Hingga kini, isi tas belum dipublikasikan karena masih dalam proses pemeriksaan Tim Inafis. Kepolisian memastikan perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik.

"Yang pasti, dari hasil pemeriksaan awal Tim Jibom, tas tersebut bukan bahan peledak. Untuk hasil lengkap dari Inafis akan kami sampaikan kembali," tutup Kombes Muharman.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks