ROHIL (RA) - Polsek Bangko Pusako menggelar doa bersama menjelang pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Sungai Bangko, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (1/2/2026) pagi.
Jembatan tersebut akan menjadi penghubung tiga kepenghuluan yang selama ini menjadi akses vital masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.50 WIB itu dilaksanakan di lokasi Jembatan Sungai Bangko, tepatnya di Jalan Antar Lintas Desa yang menghubungkan Kepenghuluan Bangko Mas Raya dan Kepenghuluan Pematang Damar.
Kapolsek Bangko Pusako, AKP Bahagia Ginting, mengatakan doa bersama tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus permohonan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.
"Doa bersama ini merupakan wujud keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Sungai Bangko dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujar AKP Bahagia Ginting.
Ginting menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah yang masih tergolong terpencil.
"Pembangunan jembatan ini adalah wujud kepedulian Polri dalam melancarkan arus mobilitas warga yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat di daerah ini," tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Reskrim Polsek Bangko Pusako Iptu Reymon Basir, Kanit Samapta Ipda Tonni Panjaitan, Bhabinkamtibmas Brigpol Wahyu Sigit Suseno, Sekdes Pematang Damar Bahrum, tokoh agama H. Mudim, perangkat desa dari Kepenghuluan Pematang Damar dan Bangko Mas Raya, serta masyarakat setempat.
"Jembatan Sungai Bangko selama ini menjadi akses penghubung antarwilayah yang berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat," ungkapnya.
Dengan dibangunnya Jembatan Merah Putih Presisi tersebut, diharapkan konektivitas antar kepenghuluan semakin baik dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
"Kegiatan doa bersama berlangsung khidmat hingga pukul 09.30 WIB dan ditutup dengan harapan agar pembangunan segera terealisasi demi kemajuan daerah," tutup Bahagia Ginting.