Omputaka Gelar Kemah Bhakti di Kampar, Santuni 20 Anak Yatim dan Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Ahad, 08 November 2026 | 10:18:00 WIB
Omputaka Gelar Kemah Bhakti di Kampar.

KAMPAR (RA) - Keluarga Besar Ompek Puluo Taun Kate (OMPUTAKA) menggelar Kemah Bhakti Omputaka untuk Negeri di Bumi Perkemahan Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu hingga Ahad (7–8 November 2026).

Kegiatan selama dua hari tersebut menjadi bentuk pengabdian Omputaka kepada masyarakat melalui tiga kegiatan utama, yakni dakwah, olahraga, dan sosial kemasyarakatan.

Presiden Omputaka, H Yurnalis Basri, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

"Kemah Bhakti Omputaka untuk Negeri merupakan salah satu bentuk konkret dari cita-cita organisasi dalam membangun kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya, Ahad (8/11/2026).

Pria yang akrab disapa Udo NBO itu menegaskan, Omputaka tidak ingin hanya dikenal sebagai wadah penyalur hobi sepak bola. Organisasi tersebut juga ingin berperan dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Menurutnya, tiga pilar yang menjadi landasan kegiatan ini adalah dakwah sebagai fondasi organisasi, olahraga khususnya sepak bola, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Omputaka menggelar pertandingan persahabatan sepak bola melawan tim Ujung Bukit. Selain mempererat silaturahmi, Omputaka juga menyerahkan satu bola kepada tim tersebut sebagai dukungan terhadap perkembangan olahraga di masyarakat.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama setelah salat Isya yang disampaikan akademisi sekaligus ulama, Ustaz Safrinaldi, dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Udo NBO mengatakan kegiatan dakwah tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat.

"Kami ingin kehadiran Omputaka tidak hanya memberikan manfaat secara jasmani melalui olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi spiritual melalui dakwah dan kegiatan keagamaan," jelasnya.

Di bidang sosial, Omputaka menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dengan total bantuan Rp4 juta. Masing-masing anak menerima Rp200 ribu.

Udo NBO yang juga menjabat Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Riau itu mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

Ia menyebutkan, kegiatan serupa sebelumnya pernah dilaksanakan di Teluk Pamen Timur, Kecamatan Kampar Kiri. Kali ini, Desa Gema dipilih sebagai lokasi untuk melanjutkan program pengabdian tersebut.

Menurutnya, sebagai organisasi yang tumbuh dari masyarakat, Omputaka harus mampu memberikan manfaat secara langsung dan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul atau menyalurkan hobi.

"Omputaka bukan sekadar wadah penyalur hobi sepak bola. Lebih dari itu, kami ingin menjadi bagian dari gerakan kebersamaan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, membantu meringankan beban sesama, serta turut mendukung pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial," ungkapnya.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat, khususnya fakir miskin dan anak-anak terlantar, perlu diwujudkan melalui aksi nyata. Karena itu, Omputaka berupaya mengambil bagian melalui berbagai kegiatan sosial.

Udo NBO berharap Kemah Bhakti Omputaka untuk Negeri dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh, semakin mempererat silaturahmi, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi negeri," tutupnya.

Terkini

Terpopuler