Plt Gubernur Riau Resmikan Stroke Center RSUD Arifin Achmad, SF Hariyanto: Pasien Sakit Jangan Dibuat Kecewa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 12:43:18 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meresmikan pelayanan Stroke Center RSUD Arifin Achmad, Jumat (30/10/2026).

PEKANBARU (RA) - Plt Gubernur Riau SF Hariyanto didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, serta Direktur RSUD Arifin Achmad, Drg. Yusip Prastiningsih, MM, menghadiri acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Non-PNS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau sekaligus peresmian pelayanan Stroke Center RSUD Arifin Achmad, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto menegaskan bahwa proses penerimaan tenaga kesehatan, khususnya perawat, dilakukan secara transparan dan profesional tanpa adanya praktik titipan.

Ia menyebutkan, dari sekitar 1.500 orang yang mendaftar sebagai perawat, sebanyak 92 orang dinyatakan lolos seleksi dan diterima bekerja.

"Seleksi ini kita lakukan secara murni, transparan, dan bekerja sama dengan BKN. Tidak ada titipan-titipan. Semuanya berdasarkan hasil seleksi dan nomor urut yang sudah ditetapkan," tegas SF Hariyanto.

Ia berharap para perawat yang telah menerima SK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam tindakan medis, tetapi juga harus mengedepankan sikap ramah, ikhlas, dan peduli terhadap pasien.

"Jadilah perawat yang bekerja dengan ikhlas, ramah, dan murah senyum. Jangan sampai pasien datang dengan kondisi sakit, tetapi justru mendapatkan pelayanan yang kurang menyenangkan. Senyuman dan keramahan juga menjadi bagian dari proses penyembuhan pasien,"ujar sf hariyanto

SF Hariyanto juga mengingatkan para perawat agar terus meningkatkan kemampuan, menjaga ketelitian dalam menjalankan tindakan medis, serta membangun koordinasi dan kekompakan sesama tenaga kesehatan.

Ia menekankan bahwa setiap tindakan medis, mulai dari penyuntikan hingga pemeriksaan tekanan darah, harus dilakukan secara teliti karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau juga berupaya membuka peluang bagi tenaga kesehatan asal daerah untuk mendapatkan kesempatan bekerja di fasilitas kesehatan yang lebih luas. Salah satunya melalui koordinasi dengan RS Otak agar perawat asal Riau dapat diprioritaskan bekerja di sana.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja bagi tenaga kesehatan lokal sekaligus mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan apabila mereka harus merantau ke luar daerah.

Pada kesempatan yang sama, SF Hariyanto juga meresmikan pelayanan Stroke Center RSUD Arifin Achmad. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memperkuat penanganan pasien stroke melalui peningkatan fasilitas dan pelayanan medis di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Riau tersebut.

Di sisi lain, SF Hariyanto mengatakan RSUD Arifin Achmad terus melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas gedung maupun peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Sejumlah perbaikan fasilitas, termasuk renovasi lantai gedung dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah, dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pasien dan mendukung pelayanan rumah sakit.

"Kita ingin RSUD Arifin Achmad terus berbenah. Fasilitas harus ditingkatkan, pelayanannya juga harus semakin baik. Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal tanpa harus mencari pengobatan ke luar daerah," tutupnya.

Melalui penyerahan SK pegawai BLUD dan peresmian pelayanan Stroke Center ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap RSUD Arifin Achmad semakin mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memberikan kemudahan akses penanganan medis bagi masyarakat Riau.

Tags

Terkini

Terpopuler