Pencarian

Podcast Kelupas

Stroke Center RSUD Arifin Achmad Targetkan Pelayanan Lebih Cepat dan Terpadu di Riau

Jumat, 30 Oktober 2026 • 13:00:18 WIB
Stroke Center RSUD Arifin Achmad Targetkan Pelayanan Lebih Cepat dan Terpadu di Riau
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat menyerahkan SK perawat yang bertugas di Stroke Center RSUD Arifin Achmad.

PEKANBARU (RA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau kini menghadirkan layanan Stroke Center untuk meningkatkan kualitas penanganan pasien stroke. Fasilitas tersebut diresmikan di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Jumat (30/10/2026).

Peresmian ini dilakukan sehari setelah peringatan Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day yang jatuh setiap 29 Oktober.

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli, serta Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusiprastiningsih, MM, bersama jajaran direksi, pejabat struktural, dan komite medis rumah sakit.

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusiprastiningsih, mengatakan kehadiran Stroke Center menjadi langkah penting untuk meningkatkan pelayanan bagi pasien stroke, terutama melalui penanganan yang cepat dan terpadu.

Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Riau memungkinkan rumah sakit menghadirkan fasilitas khusus yang lebih representatif, mulai dari ruang rawat inap hingga fasilitas perawatan intensif.

"Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki fasilitas Stroke Center dengan pelayanan terpadu. Terdapat tiga lantai ruang rawat inap khusus dan fasilitas High Care Unit (HCU) khusus stroke di lantai empat, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan yang lebih optimal," ujarnya.

Ia menjelaskan, kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam kasus stroke. Pasien perlu segera mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis agar peluang pemulihan dapat ditingkatkan.

Salah satu periode penting dalam penanganan stroke iskemik adalah *golden period*, yakni waktu ketika terapi tertentu dapat diberikan untuk membantu memulihkan aliran darah ke otak. Pada pasien yang memenuhi kriteria, terapi trombolisis intravena umumnya perlu dipertimbangkan dalam jendela waktu hingga 4,5 jam sejak gejala muncul.

Karena itu, masyarakat diimbau segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala stroke, seperti wajah mendadak menurun pada satu sisi, kelemahan lengan, atau gangguan bicara. Penanganan tidak boleh ditunda meskipun gejala terlihat membaik.

Selain menghadirkan fasilitas khusus, RSUD Arifin Achmad juga meraih penghargaan Platinum Award dari World Stroke Organization (WSO). Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan penanganan pasien stroke berdasarkan standar yang ditetapkan dalam program penghargaan tersebut.

"Penghargaan Platinum Award dari World Stroke Organization ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dalam penanganan pasien stroke agar dapat dilakukan secara cepat dan tepat," jelasnya.

Dengan hadirnya Stroke Center, RSUD Arifin Achmad diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan stroke secara terpadu, mulai dari penanganan awal hingga perawatan lanjutan, sehingga masyarakat Riau dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih optimal.
 

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks