Dokter Ingatkan Bahaya Pisau Cukur Barbershop, Bisa Tularkan Hepatitis B

Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:33:54 WIB
Pisau cukur barbershop.

RIAUAKTUAL (RA) - Kebiasaan merapikan rambut atau mencukur jambang di pangkas rambut maupun barbershop menjadi rutinitas perawatan diri (grooming) yang tak boleh dilewatkan oleh kaum pria. Namun, di balik tampilan wajah yang segar dan rapi, ada risiko kesehatan serius yang mengintai jika faktor kebersihan alat cukur diabaikan.

Dokter sekaligus konten kreator kesehatan, dr. Ikhsanudin Qothi, mengingatkan para pria untuk selalu memastikan kebersihan silet atau pisau cukur yang digunakan oleh kapster, terutama saat merapikan bagian tepi rambut dan jambang.

Menurut dr. Ikhsan, penggunaan pisau cukur secara bergantian tanpa diganti baru berpotensi menjadi sarana penularan penyakit menular yang berbahaya, seperti Hepatitis B.

"Buat teman-teman terutama cowok-cowok di sini yang ketika potong rambut itu suka dirapihin jambang atau pinggirannya, pastiin kalian tuh kalau pakai alat yang ini siletnya tuh diganti, pisonya tuh diganti,” ujar dr. Ikhsanudin Qothi dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Ia menyebut, alasannya karena hal tersebut bisa jadi salah satu sumber terjadinya penularan hepatitis B, dan ternyata sudah banyak kejadian.

Tak hanya risiko penularan virus, pemakaian pisau cukur tumpul yang digunakan berulang kali juga dapat memicu masalah pada kulit wajah. Gesekan dari mata pisau yang tidak tajam dapat merusak folikel rambut dan memicu peradangan.

"Apalagi kalau misalnya alat itu udah dipakai berulang kali, kan dia tumpul tuh, terus dipakai buat nyukur bagian jambang kalian. Nah, itu bisa juga terjadi folikulitis, alias timbul jerawat-jerawat kecil lah karena tadi, si pisonya itu tumpul," jelasnya.

Oleh karena itu, demi menjaga kesehatan dan keamanan kulit, dr. Ikhsan menyarankan agar konsumen tak ragu mengingatkan kapster untuk mengganti silet dengan yang baru sebelum proses pencukuran dimulai. Jangan segan pula untuk mengeluarkan biaya tambahan kecil demi memastikan prosedur penataan rambut tetap higienis.

"Jadi kalau misalkan kalian itu mau cukuran terus dirapihin jambangnya atau pinggirannya, pastiin kalau pakai alat itu si siletnya itu diganti. Ingetin ke abangnya. Kalau mau bayar tambah goceng kek, ya enggak apa-apa, asalkan tuh silet diganti. Karena ya bahaya tadi, guys," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler