Dukung Bisnis di Pekanbaru, FiberStar Kenalkan Firewall Hingga Starlink

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:43:57 WIB
Pahala Tua Sigalingging, Branch Manager FiberStar Sumatera Utara

PEKANBARU (RA) - PT Mega Akses Persada (FiberStar) menghadirkan berbagai solusi teknologi terintegrasi untuk mendukung kebutuhan bisnis di Pekanbaru. Mulai dari keamanan jaringan, layanan Wi-Fi terkelola, koneksi internet berbasis satelit, hingga TV interaktif, seluruh solusi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan GO! NEXT 2026.

Kegiatan yang digelar di The Premiere Hotel Pekanbaru pada 8 Oktober 2026 itu mengangkat tema “Go Digital. Go Further.” dengan topik “The Future of Business Technology”.

Pekanbaru menjadi salah satu dari 24 kota yang dikunjungi FiberStar dalam rangkaian kegiatan tersebut. Forum ini menjadi wadah bagi perusahaan untuk memperkenalkan solusi teknologi sekaligus berdiskusi dengan pelaku usaha mengenai kebutuhan transformasi digital.

Branch Manager FiberStar Sumatera Utara, Pahala Tua Sigalingging, mengatakan kebutuhan teknologi perusahaan semakin beragam seiring meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap sistem digital.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya membutuhkan koneksi internet, tetapi juga keamanan jaringan, kemudahan pengelolaan infrastruktur, serta dukungan teknis yang dapat menjaga kelancaran operasional.

"Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang membutuhkan keamanan jaringan, ada yang ingin seluruh jaringan Wi-Fi-nya lebih mudah dikelola, sementara di lokasi tertentu membutuhkan alternatif koneksi karena belum terjangkau jaringan fiber," kata Pahala, Sabtu (10/10/2026).

Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar ingin memperkenalkan pilihan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing perusahaan.

Dalam kegiatan tersebut, FiberStar memperkenalkan sejumlah layanan, di antaranya Managed Service Firewall, Wi-Fi as a Service, Starlink Internet Solutions, serta Managed IPTV melalui Dens.TV.

Managed Service Firewall ditawarkan untuk membantu perusahaan meningkatkan keamanan jaringan.

Teknologi ini berfungsi menyaring dan mengendalikan lalu lintas data yang masuk maupun keluar dari jaringan sesuai kebijakan keamanan perusahaan.

Melalui layanan terkelola, FiberStar juga menyediakan pemantauan selama 24 jam setiap hari, pengelolaan konfigurasi, pembaruan sistem, serta dukungan teknis ketika terjadi perubahan kebutuhan jaringan.

Selain itu, terdapat layanan Wi-Fi as a Service yang menggabungkan koneksi internet dengan pengelolaan perangkat jaringan. Layanan ini mencakup perencanaan jaringan, pemasangan perangkat, pemantauan, hingga pemeliharaan secara berkala.

Engineer Technical Solution FiberStar, Vickyarnoldo Wantura, mengatakan pengenalan berbagai solusi tersebut bertujuan membantu pelaku usaha memahami pemanfaatan teknologi secara lebih praktis.

"Di GO! NEXT 2026 Pekanbaru, kami memperkenalkan beberapa solusi, mulai dari Firewall as a Service, Wi-Fi as a Service, Starlink, hingga Dens.TV. Kami ingin peserta tidak hanya mengenal produknya, tetapi juga memahami bagaimana solusi tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan bisnis mereka," ujar Vicky.

Dia menambahkan, layanan terkelola memungkinkan pelanggan memperoleh dukungan teknis tanpa harus menangani seluruh aspek infrastruktur teknologi secara mandiri.

Dengan demikian, perusahaan dapat lebih fokus menjalankan kegiatan utama bisnis, sementara pengelolaan infrastruktur digital mendapat dukungan dari tim FiberStar.

FiberStar juga memperkenalkan Starlink Internet Solutions sebagai alternatif konektivitas berbasis satelit, terutama bagi perusahaan yang beroperasi di lokasi dengan keterbatasan akses jaringan fiber.

Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kantor, lokasi proyek, wilayah yang sulit dijangkau jaringan fiber, hingga sebagai koneksi cadangan bagi perusahaan.

Selain konektivitas, FiberStar menawarkan layanan pendukung berupa instalasi, dashboard pelanggan, dukungan lokal 24 jam setiap hari, serta pilihan integrasi dengan jaringan lainnya.

Pahala mengatakan kebutuhan konektivitas bisnis tidak selalu berada di wilayah dengan kondisi infrastruktur yang sama. Karena itu, perusahaan membutuhkan pilihan teknologi yang fleksibel.

"Starlink menjadi salah satu alternatif yang dapat membantu bisnis tetap terhubung, khususnya ketika berada di lokasi yang memiliki keterbatasan akses jaringan fiber," jelasnya.

Tak hanya menyasar kebutuhan jaringan dan keamanan digital, FiberStar turut memperkenalkan solusi Managed IPTV melalui Dens.TV untuk mendukung peningkatan layanan di sektor perhotelan dan kesehatan.

Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah CMS Dashboard, yakni platform terpusat yang memungkinkan pengelola hotel maupun rumah sakit mengatur dan memperbarui informasi bagi tamu atau pasien.

Di rumah sakit, platform tersebut dapat digunakan untuk menampilkan informasi jadwal dokter, jadwal minum obat, hingga pemberitahuan total tagihan.

Informasi biaya ini diharapkan membantu pasien mengetahui rincian tagihan sebelum menyelesaikan proses administrasi atau meninggalkan rumah sakit.

Sementara di hotel, CMS Dashboard dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai layanan dan fasilitas yang tersedia, sekaligus menampilkan rincian tagihan sebelum tamu melakukan proses check-out.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu pengelola menyampaikan informasi secara lebih praktis sekaligus meningkatkan pengalaman pasien dan tamu.

Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar berharap dapat memperluas diskusi dengan pelaku usaha di berbagai daerah mengenai perkembangan kebutuhan teknologi dan penerapannya dalam operasional bisnis.

Pahala menegaskan transformasi digital tidak sebatas menyediakan akses internet, tetapi juga memastikan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi perusahaan.

"Bagi kami, transformasi digital bukan hanya tentang memiliki koneksi internet. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana teknologi tersebut dapat membantu bisnis bekerja lebih aman, lebih mudah, dan lebih efisien," tutupnya.

Terkini

Terpopuler