Ditreskrimsus Polda Riau Turunkan Tim Selidiki Dugaan Mafia Solar di Rohul

Kamis, 24 September 2026 | 11:37:38 WIB
Antrean solar di SPBU Simpang Kumu, Rohul.

PEKANBARU (RA) – Dugaan praktik penyelewengan BBM subsidi jenis biosolar di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapat perhatian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Sebelumnya, muncul informasi mengenai dugaan aktivitas pengumpulan atau penimbunan solar subsidi di kawasan Kumu Deli, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir. Lokasi tersebut disebut berada di kawasan perkebunan dan tidak jauh dari salah satu SPBU.

Informasi dari warga menyebutkan sejumlah truk kosong diduga kerap mengisi solar subsidi di SPBU sebelum membawa BBM tersebut ke lokasi yang disebut sebagai tempat penampungan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Ditreskrimsus Polda Riau akan menerjunkan personel untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, mengatakan pihaknya akan mengecek langsung kebenaran informasi mengenai dugaan penyelewengan solar subsidi tersebut.

"Nanti saya akan turunkan anggota untuk melakukan penyelidikan," ujar Ade Kuncoro, kepada riauaktual.com, Kamis (24/9/2026).

Selain menurunkan personel dari Polda Riau, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di tingkat kabupaten untuk mempercepat pengecekan informasi.

"Untuk percepatan, kami juga akan minta Polres untuk mengecek kebenaran informasi tersebut," katanya.

Pengecekan tersebut akan dilakukan untuk memastikan apakah aktivitas yang diinformasikan warga benar terjadi, termasuk menelusuri pola pembelian solar subsidi di SPBU serta dugaan distribusinya ke lokasi tertentu.

Sebelumnya, Kapolsek Rambah Hilir, Ipda Joni, juga menyatakan pihaknya tengah mendalami informasi tersebut.

"Sedang kami dalami. Ini jadi PR untuk kami," ujar Joni.

Dugaan penyelewengan solar subsidi ini mencuat di tengah masih ditemukannya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU. Karena itu, aparat diminta memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai peruntukannya.

Sementara itu, informasi mengenai dugaan adanya pihak tertentu yang memberikan "bekingan" terhadap aktivitas tersebut juga akan membutuhkan pembuktian melalui penyelidikan. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang membenarkan adanya keterlibatan oknum aparat.

Penyelidikan Polda Riau dan Polres Rohul nantinya diharapkan dapat mengungkap fakta di balik dugaan aktivitas tersebut, termasuk pihak-pihak yang terlibat apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Tags

Terkini

Terpopuler