Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau, Bantu Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:14:00 WIB
Ilustrasi hujan

PEKANBARU (RA) – Hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Kamis (27/8/2026). Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P, mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi pada pagi hari.

"Pada pagi hari, udara kabur hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi," kata Yasir.

Potensi hujan berlanjut pada siang hingga sore hari. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi.

Sementara pada malam hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, Siak, dan Kota Pekanbaru.

Hujan yang turun di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu proses pemadaman dan pendinginan lahan yang terdampak karhutla. Kondisi lahan yang lebih basah juga dapat membantu mengurangi potensi api kembali muncul.

Meski demikian, hujan belum diprakirakan merata di seluruh wilayah Riau. Upaya pemadaman dan pemantauan titik api tetap diperlukan, khususnya di daerah yang masih memiliki hotspot.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi pada sore, malam, hingga dini hari di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.

Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan 50-98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan 0,5-1,25 meter atau kategori rendah.

Dengan masih adanya potensi hujan, masyarakat di wilayah terdampak karhutla diharapkan tetap waspada. Hujan dapat membantu proses pemadaman, namun kondisi di lapangan tetap perlu dipantau untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Tags

Terkini

Terpopuler