Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Keramba Ikan Pulau Belimbing Kampar

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:40:36 WIB
Mayat pria ditemukan membusuk di keramba ikan Pulau Belimbing, Kampar.

KAMPAR (RA) - Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di sekitar keramba ikan milik warga di Pulau Belimbing II, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (25/8/2026).

Jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk. Penemuan ini sontak mengundang perhatian warga yang berdatangan ke lokasi.

Mayat pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang membersihkan keramba ikan milik mereka.

Saat membersihkan bagian jaring, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan.

Betapa terkejutnya mereka setelah melihat bagian jari tangan manusia tersangkut di jaring keramba. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata terdapat jasad laki-laki di sekitar keramba tersebut.

Kondisi jasad sudah membusuk dan diduga telah berada di dalam air selama beberapa waktu.

Warga kemudian menduga jasad tersebut berkaitan dengan seorang pria yang sebelumnya dilaporkan terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, pada Selasa (4/8/2026) lalu.

Saat peristiwa itu terjadi, sepeda motor milik pria tersebut ditemukan ditinggalkan di sekitar jembatan. Tim gabungan juga sempat melakukan pencarian terhadap korban.

"Sepertinya ini yang terjun dari Jembatan Rantau Berangin lalu," ujar salah seorang warga di lokasi.

Pria yang sebelumnya dilaporkan terjun dari jembatan tersebut diketahui bernama Boiko Gulo. Dia disebut merupakan staf pelayanan di salah satu gereja di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.

Namun, kepolisian belum memastikan bahwa jasad yang ditemukan di Pulau Belimbing II merupakan Boiko Gulo.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga Boiko Gulo.

"Dugaan sementara penemuan jasad tersebut adalah tubuh Boiko Gulo, namun kita belum bisa memastikan. Kita masih menunggu hasil dari pihak forensik terlebih dahulu. Akan tetapi, pihak keluarganya telah kita hubungi," ujar Rully.

Setelah dievakuasi dari lokasi, jasad tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Bangkinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan pembersihan.

"Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas jasad maupun penyebab kematiannya.

Warga berharap proses identifikasi dapat segera dilakukan sehingga keluarga mendapatkan kepastian setelah hampir tiga pekan menunggu kabar mengenai keberadaan Boiko Gulo.

Hingga berita ini ditulis, proses pemeriksaan masih berlangsung. Kepastian identitas jasad akan disampaikan setelah adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Terkini

Terpopuler