Lima Orang Mahasiswa Alami Cedera Akibat Aksi Saling Dorong di Kantor Gubernur

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:30:00 WIB
Mahasiswa Unri alami cedera saat aksi saling dorong di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026).

PEKANBARU (RA) - Sebanyak lima orang mahasiswa dilaporkan menjadi korban saat aksi saling dorong antara BEM Universitas Riau dengan aparat di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026).

Aksi tersebut bermula saat Koordinator Lapangan, Bismi Diwa Alhamda mengarahkan massa untuk mendesak masuk ke dalam kantor Gubernur.

Anggota Tim Medis dari Fakultas Keperawatan (FKp), Elfi menyebutkan mayoritas korban mengalami luka fisik setelah tertimpa saat aksi saling dorong. Sementara lainnya mengalami kram otot pada kaki hingga sesak napas.

"Kawan-kawan jatuh saat aksi desak-desakan. Ada yang luka di bagian lutut dan yang lain mengalami sesak napas," katanya.

Diketahui, dua korban cedera yang mengalami luka ringan merupakan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Teguh Rahmansyah dan Muhammad Hafiz Muntaz.

"Awalnya kami sedang dorong-dorongan, lalu massa di barisan belakang jatuh dan menimpa kami," kata Teguh.

Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau Muhammad Azhari menyebutkan sejumlah isu menjadi dasar bagi pihaknya dalam melakukan Aliansi Mahasiswa UNRI Kritisi Pemprov Riau (AMUK) BEM Universitas Riau.

"Pemerintah daerah tengah menghadapi krisis fiskal berupa defisit APBD, penundaan pembayaran utang kewajiban (tunda bayar), kelumpuhan infrastruktur fisik, serta ancaman kejahatan ekologis yang sistematis," kata Azhari, Rabu (12/8/2026).

Dikatakan Azhari, pihaknya menyoroti krisis tata kelola APBD, pengabaian hak dasar pendidikan, ketimpangan pengalokasian anggaran, kerusakan ekosistem pesisir dan daratan, serta kehancuran infrastruktur jalan.

"Hal ini yang akhirnya menjadikan kami membawa lima tuntutan utama. Yang mana, sangat membutuhkan reorientasi kebijakan anggaran dan pemulihan tata kelola secara menyeluruh," ungkapnya.

Adapun lima tuntutan tersebut, diantaranya:

1. Pencairan dan Tata Kelola Anggaran Beasiswa Pendidikan.

2. Evaluasi Dana Hibah Pemerintah Daerah kepada Lembaga Vertikal.

3. Penanganan Abrasi Pesisir dan Konflik Agraria (Deforestasi dan Karhutla).

4. Transparansi Tata Kelola dan Alokasi Anggaran APBD.

5. Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan di Provinsi Riau.

Tags

Terkini

Terpopuler