Tabrak Lari di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Pengemudi Sedan Postitif Narkoba

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:32:42 WIB
Polisi mengamankan kendaraan dan pengemudinya.

PEKANBARU (RA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru mengungkap hasil penyelidikan awal terkait kecelakaan lalu lintas yang viral di media sosial dan diduga merupakan aksi tabrak lari di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Sekolah Darma Yudha, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio Wicaksana melalui Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru Ipda Firhendra mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil sedan Mitsubishi Lancer bernomor polisi BM 1734 FI yang dikemudikan pria berinisial FRA dengan satu unit sepeda motor yang hingga kini belum diketahui identitas pengendaranya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, mobil sedan tersebut melaju dari arah Simpang Durian menuju Jalan Riau atau dari selatan ke utara di Jalan Soekarno-Hatta.

Menurut Firhendra, pengemudi sedan berusaha mendahului kendaraan di depannya melalui lajur kiri.

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang berada di depan juga berpindah jalur dari sisi kiri sehingga terjadi senggolan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh.

"Pengemudi sedan mendahului kendaraan yang berada di depannya melalui lajur kiri. Pada saat bersamaan, ada sepeda motor di depan yang juga memotong jalur dari sisi kiri kendaraan yang didahuluinya. Akibatnya terjadi senggolan sehingga pengendara sepeda motor terjatuh," ujar Firhendra, Rabu (5/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan, pengemudi mengaku sebelum kejadian baru selesai makan siang di kawasan Jalan Pinang dan hendak pulang ke rumahnya di Jalan Kulim.

Saat dimintai keterangan, FRA juga mengaku kehilangan konsentrasi karena sedang bertengkar dengan pasangannya.

"Alasan yang bersangkutan saat diperiksa, dia sedang ribut dengan pasangannya sehingga tidak fokus ketika mengemudikan kendaraan dan mendahului kendaraan di depannya," jelas Firhendra.

Selain itu, hasil pemeriksaan urine di Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan pengemudi positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara, pengemudi positif menggunakan amfetamin maupun metamfetamin. Saat ini yang bersangkutan telah kami serahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk pendalaman lebih lanjut terkait hasil positif urine tersebut," katanya.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru masih berupaya mengidentifikasi pengendara sepeda motor yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas korban atau merasa menjadi korban dalam peristiwa itu agar segera melapor ke Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kendaraan sepeda motor yang bersenggolan dengan mobil sedan tersebut agar datang ke Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru untuk membuat laporan polisi. Hal ini diperlukan agar proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan secara maksimal," tutup Firhendra.

Terkini

Terpopuler