KAMPAR (RA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar kembali menggelar program Police Goes to School (PGTS) sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada kalangan pelajar, di MAN 1 Kuok, Kabupaten Kampar, Senin (27/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kampar, Aiptu Junaydi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia didampingi Bripka Ansye Adriyani untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui amanat upacara, para pelajar diingatkan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, disiplin saat berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Aiptu Junaydi juga menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi setiap pengendara sepeda motor. Menurutnya, penggunaan helm merupakan langkah sederhana yang dapat meminimalkan risiko cedera fatal apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Satlantas Polres Kampar turut menyerahkan empat unit helm berstandar SNI kepada guru dan pelajar di MAN 1 Kuok.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga sekolah akan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Program Police Goes to School merupakan kegiatan rutin Satlantas Polres Kampar yang bertujuan membentuk karakter generasi muda agar disiplin, taat aturan, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.
Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani mengatakan, melalui program tersebut pihaknya ingin membangun kesadaran para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri.
"Melalui program Police Goes to School, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan helm berstandar SNI, serta disiplin di jalan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa," ujar Wulan.
Ia berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
"Kami berharap para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," pungkasnya.