INHU (RA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Desa Kampung Pulau menggelar sosialisasi dan demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan limbah organik, khususnya limbah ikan, Jumat (10/7/2026) lalu di Balai Desa Kampung Pulau, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendorong pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
Kegiatan yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Suroyo, tersebut diikuti Kepala Desa Kampung Pulau, Asmarah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, terutama saat mengikuti praktik pembuatan pupuk organik cair secara langsung.
Materi sosialisasi disampaikan oleh mahasiswa KKN, Hafizhah Putri Dwiranti. Ia menjelaskan konsep dasar pupuk organik cair, manfaatnya bagi tanaman dan lingkungan, bahan-bahan yang diperlukan, hingga tahapan pembuatannya melalui proses fermentasi.
Menurut Hafizhah, limbah organik rumah tangga yang selama ini sering dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi pupuk berkualitas yang mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
"Melalui program ini kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik yang selama ini belum dikelola secara optimal menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman. Selain ramah lingkungan, pembuatannya juga mudah dan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar masyarakat," kata Hafizhah melalui keterangannya, Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, penggunaan pupuk organik cair tidak hanya menjadi alternatif pengganti pupuk kimia, tetapi juga mampu menekan biaya produksi pertanian serta menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang.
Usai penyampaian materi, peserta diajak mengikuti demonstrasi pembuatan POC, mulai dari proses pencampuran bahan, penggunaan aktivator, hingga teknik fermentasi yang benar. Metode praktik langsung tersebut memudahkan peserta memahami setiap tahapan sehingga dapat menerapkannya secara mandiri di rumah maupun di lahan pertanian.
Kegiatan berlangsung interaktif saat memasuki sesi diskusi. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari lama proses fermentasi, jenis limbah organik yang dapat dimanfaatkan, hingga teknik pengaplikasian pupuk pada berbagai jenis tanaman. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya minat terhadap inovasi pengelolaan limbah yang sederhana namun memberikan manfaat nyata.
Dosen Pembimbing Lapangan, Suroyo, menegaskan bahwa program KKN tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
"KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menghadirkan solusi yang memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat. Pupuk organik cair kaya akan unsur hara yang mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Kami berharap pengetahuan ini dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Kampung Pulau," jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, mahasiswa KKN UNRI menyerahkan modul pembuatan Pupuk Organik Cair kepada Pemerintah Desa Kampung Pulau. Modul tersebut diharapkan menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk memproduksi POC secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNRI Berdampak Desa Kampung Pulau berharap masyarakat semakin terdorong mengolah limbah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Dengan dukungan Pemerintah Desa Kampung Pulau, program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah yang lebih baik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan modul kepada Pemerintah Desa Kampung Pulau dan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau serta pertanian yang berkelanjutan.
Penulis: Tim KKN UNRI Berdampak Desa Kampung Pulau