Distribusi Minyak Kita ke KKMP Dihentikan, Pelaku UMKM di Pekanbaru Mengeluh

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:00:52 WIB
KKMP Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya.

PEKANBARU (RA) - Program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memotong rantai distribusi dan menghadirkan sembako murah bagi masyarakat, dinilai mulai menghadapi kendala di lapangan.

Pasalnya, penghentian sementara pendistribusian Minyakita oleh Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau kepada Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah menjadi mitra Bulog di Kota Pekanbaru disebut berdampak langsung terhadap pelaku UMKM dan masyarakat.

Ketua KKMP Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Widde Munadir, mengaku kecewa dengan kebijakan penghentian sementara penyaluran Minyakita tersebut. Menurutnya, kondisi itu telah memasuki pekan kedua dan mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha kecil di wilayahnya.

"Kami sangat menyayangkan penghentian sementara distribusi Minyakita kepada KKMP. Kebijakan ini berdampak langsung terhadap pelaku UMKM yang selama ini mengandalkan pasokan dari koperasi," ujar Widde, Rabu (24/6/2026).

Ia menilai keberadaan KKMP sebagai mitra Bulog seharusnya menjadi bagian dari solusi dalam memperlancar distribusi kebutuhan pokok, khususnya Minyakita, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Menurutnya, apabila distribusi berjalan lancar melalui KKMP, maka potensi lonjakan harga Minyakita di tingkat masyarakat dapat ditekan. Saat ini harga Minyakita di sejumlah tempat disebut mulai mendekati harga minyak goreng premium.

Selain menyoroti penghentian distribusi, Widde juga mempertanyakan mekanisme pengangkutan yang diterapkan dalam penyaluran Minyakita. Ia menilai terdapat beban biaya distribusi yang cukup tinggi dibandingkan pola pengambilan langsung ke gudang.

"Kami melihat adanya perbedaan biaya distribusi. Jika melalui pihak ketiga dikenakan biaya sekitar Rp3.800 per karton, sementara apabila mitra mengambil langsung ke gudang, biaya angkut hanya berkisar Rp500 hingga Rp700 per karton," katanya.

Widde berharap pemerintah pusat, Bulog, dan kementerian terkait dapat segera mencarikan solusi agar distribusi Minyakita kepada KKMP kembali berjalan normal sehingga tujuan program untuk menghadirkan sembako murah bagi masyarakat dapat tercapai.

Ia juga berharap momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 menjadi titik awal penguatan peran Koperasi Kelurahan Merah Putih dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

"Kami berharap seluruh kementerian terkait dapat memberikan dukungan penuh agar KKMP di setiap kabupaten dan kota memiliki peran yang lebih besar dalam distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Dengan demikian, koperasi benar-benar menjadi instrumen ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler