Puting Beliung Porak-porandakan SMPN 1 Bandar Laksamana, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Senin, 08 Juni 2026 | 06:49:24 WIB
SMPN 1 Bandar Laksamana Rusak Parah.

BENGKALIS (RA) - Bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (7/6/2026) pagi. 

Sedikitnya 20 ruangan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana mengalami kerusakan berat dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Akibat bencana tersebut, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara. Sebanyak 205 siswa terdampak karena sebagian besar fasilitas sekolah tidak lagi layak digunakan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu menghantam kawasan sekolah dengan kekuatan besar. Atap bangunan beterbangan, plafon ambruk, dinding rusak, sementara ruang kelas, kantor, laboratorium hingga rumah dinas kepala sekolah turut terdampak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, mengatakan hasil peninjauan tim di lapangan menunjukkan hampir seluruh fasilitas sekolah mengalami kerusakan parah.

"Dari hasil pengecekan tim Disdik Bengkalis di lokasi bencana, hampir semua ruangan belajar mengalami kerusakan berat. Untuk sementara proses belajar mengajar terpaksa ditunda," ujar Hadi.

Meski demikian, pelaksanaan ujian bagi siswa kelas VII dan VIII tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Sebanyak 137 siswa akan difasilitasi mengikuti ujian di lokasi alternatif yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah.

"Untuk siswa kelas VII dan VIII, kami sedang menyiapkan tempat ujian dengan memanfaatkan gedung MDTS maupun SD Negeri yang ada di Desa Api-Api. Ujian tetap harus berjalan pada Rabu mendatang,” jelasnya.

Menurut Hadi, kerusakan yang terjadi diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp5 miliar. Saat ini pemerintah daerah masih melakukan pendataan rinci untuk menyusun rencana rehabilitasi dan pembangunan kembali sekolah tersebut.

"Kami sedang menghitung kebutuhan rehabilitasi secara detail agar pembangunan kembali SMPN 1 bisa segera direncanakan sesuai kemampuan anggaran daerah," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Api-Api, Zulkifli, mengungkapkan bencana tidak hanya merusak bangunan sekolah, tetapi juga sebuah taman kanak-kanak (TK) dan tiga rumah warga di sekitar lokasi.

"Seluruh ruangan SMPN 1 mengalami kerusakan cukup parah, begitu juga TK dan tiga rumah warga yang terdampak angin puting beliung," katanya.

Kepala SMPN 1 Bandar Laksamana, Yorafitriyani, mengaku mengalami momen mencekam saat bencana terjadi. Saat itu dirinya berada seorang diri di rumah dinas sekolah.

"Saya tidak berani keluar karena angin sangat kencang dan listrik padam. Setelah reda, saya melihat hampir seluruh bangunan sekolah rusak dan tidak bisa digunakan lagi," ungkapnya.

Selain merusak fasilitas pendidikan, puting beliung juga menyebabkan gangguan pada jaringan listrik di Desa Api-Api. Sejumlah tiang listrik tumbang dan trafo mengalami kerusakan sehingga sebagian wilayah masih mengalami pemadaman.

Hingga Minggu malam, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana. 

Tags

Terkini

Terpopuler