AHDC 2026 Seri Ketiga Digelar di Riau, 163 Starter Unjuk Kemampuan

Ahad, 07 Juni 2026 | 22:08:00 WIB
Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 di Provinsi Riau.

PEKANBARU (RA) - Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan ajang balap motor Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 di Provinsi Riau.

Kejuaraan yang menjadi salah satu wadah pembinaan pembalap muda ini diikuti sebanyak 163 starter dari berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Alexander Albert Agusta, Koordinator Brand Activation Departemen Astra Honda Motor (AHM) menjelaskan, penyelenggaraan AHDC tahun ini mengalami sejumlah perubahan dibanding musim sebelumnya. Selain berganti nama dari Honda Dream Cup menjadi Astra Honda Dream Cup, jumlah seri yang digelar sepanjang musim juga bertambah.

"Kalau dibandingkan tahun lalu, Honda Dream Cup hanya berlangsung empat seri. Tahun ini kami melakukan ekspansi sehingga total ada enam seri yang digelar," jelasnya, Minggu (7/6/2026).

Selain penambahan jumlah seri, AHDC 2026 juga menghadirkan kelas baru Honda Vario 160 yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di wilayah Riau. Menurutnya, kelas tersebut sebenarnya sudah diperkenalkan pada musim lalu, namun belum tersedia untuk region Riau.

"Vario 160 sebenarnya sudah berjalan tahun lalu, tetapi region Riau belum mendapat kesempatan. Tahun ini menjadi yang pertama untuk wilayah Riau," katanya.

Ajang AHDC di Riau tidak hanya diikuti pembalap tuan rumah. Sejumlah peserta dari berbagai provinsi turut meramaikan kompetisi tersebut, di antaranya berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara hingga Aceh.

"Total starter yang mengikuti balapan kali ini mencapai 163 peserta," ungkapnya.

AHDC 2026 sendiri telah memulai rangkaian kompetisinya sejak April lalu. Seri pertama digelar di Sumatera Utara, kemudian berlanjut ke Jawa Barat pada Mei. Sementara Riau menjadi tuan rumah seri ketiga sebelum balapan dilanjutkan ke Jawa Tengah.

AHM mengungkapkan pemilihan lokasi penyelenggaraan AHDC dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Selain melihat tingginya antusiasme peserta dan penonton, perusahaan juga mempertimbangkan kebutuhan pengembangan pasar serta penetrasi produk di daerah yang menjadi tuan rumah.

"Kami melihat antusiasme balap dari starter maupun penonton di setiap daerah. Selain itu, ada juga pertimbangan dari sisi kebutuhan bisnis dan pengembangan produk. Tentu penyelenggaraannya juga dilakukan secara bergiliran di berbagai wilayah," jelasnya.

Sementara itu, AHM menilai pembalap asal Sumatera memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi. Bahkan, sejumlah pembalap dari Sumatera sebelumnya pernah masuk dalam program pembinaan yang dijalankan Honda.

"Semua daerah memiliki potensi. Pembalap dari Sumatera juga tidak kalah dengan yang berasal dari Jawa. Sebelumnya kami juga pernah merekrut rider dari Sumatera untuk program pembinaan," sebutnya.

Sebagai upaya mencari dan mengembangkan talenta muda di dunia balap, AHM terus menjalankan program Astra Honda Racing School (AHRS). Program tersebut menjadi jalur pembinaan bagi pembalap muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia untuk meniti karier menuju level balap yang lebih profesional.

Menurut AHM, proses penjaringan dilakukan secara nasional dengan melibatkan peserta dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera hingga Papua. Melalui program tersebut, perusahaan berharap dapat terus melahirkan pembalap-pembalap muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Terkini

Terpopuler