Buntut Kegaduhan di Persidangan, Asri Auzar Dilaporkan ke Polda Riau

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36:00 WIB
Barisan Anak Melayu Riau laporkan Asri Auzar terkait dugaan penghinaan terhadap pengadilan.

PEKANBARU (RA) - Organisasi Barisan Anak Melayu Riau melayangkan surat pengaduan ke Polda Riau terkait dugaan Contempt of Court atau penghinaan terhadap pengadilan yang terjadi pada Kamis, 4 Juni kemarin.

Insiden di Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru itu terjadi saat berlangsungnya proses sidang perkara Gubernur Riau nonaktifkan Abdul Wahid.

"Kami ingin menyampaikan pengaduan masyarakat terkait peristiwa Contempt of Court yang telah terjadi di Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru dalam proses sidang perkara Abdul Wahid," kata Koordinator Bidang Hukum Barisan Anak Melayu Riau Martin Haziat, Jumat (5/6/2026).

Dalam surat yang ditujukan kepada Kapolda Riau cq. Ditreskrimum Polda Riau itu, Martin menjelaskan bahwa rekaman video memperlihatkan seseorang bernama Asri Auzar dan M Ade membuat gaduh di dalam ruangan persidangan.

Keduanya dilaporkan melontarkan perkataan tidak pantas dalam bentuk cacian dan makian, serta diduga melakukan intimidasi terhadap advokat (penasehat hukum) Dani M Nursalam.

Surat pengaduan tersebut ditandatangani oleh Koordinator Bidang Hukum Martin Haziat dan Sekretaris Bidang Hukum Amar Habibi, mewakili Dewan Pimpinan Pusat Barisan Anak Melayu Provinsi Riau.

"Kita berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara serius dan profesional," sebutnya.

Tembusan surat laporan tersebut turut dikirimkan kepada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Mabes Polri. Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan berlapis atas penanganan kasus dugaan penghinaan terhadap institusi peradilan tersebut.

Untuk diketahui, keributan terjadi di Ruang Sidang Mudjono sekitar pukul 13.30 WIB saat persidangan akan kembali dilanjutkan usai skors untuk makan siang dan istirahat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden tersebut melibatkan penasihat hukum saksi mahkota Dani M Nursalam dengan Asri Auzar yang hadir mengikuti jalannya persidangan.

Awalnya, keduanya terlibat adu argumentasi yang berlangsung cukup sengit. Suara mereka terdengar meninggi hingga mengundang perhatian pengunjung dan peserta sidang yang berada di dalam ruangan.

Tags

Terkini

Terpopuler