PEKANBARU (RA) - Viral di media sosial beredarnya video dugaan aksi begal yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Binawidya. Polisi kini turun tangan memburu pelaku.
Informasi tersebut viral di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook hingga Instagram dan memicu keresahan warga, terutama pengendara roda dua yang kerap melintas pada malam hari.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun TikTok @Juliani. Dalam video itu disebutkan korban diduga dibegal oleh empat orang pelaku yang disebut membawa senjata.
Pelaku disebut merampas sepeda motor korban saat melintas di lokasi kejadian. Video itu juga disertai imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara, khususnya malam hingga dini hari.
Unggahan tersebut sontak viral dan mendapat perhatian luas dari netizen. Hingga Senin (18/5/2026), video itu telah mendapat sekitar 9 ribu respons dan dibagikan lebih dari 9.800 kali.
Ratusan komentar dari warga bermunculan. Sebagian mengaku khawatir dan berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kriminal jalanan.
Bahkan, sejumlah warga mengaku mulai membatasi aktivitas malam mereka karena takut menjadi korban tindak kejahatan serupa. Warga juga meminta patroli polisi diperketat di titik-titik rawan yang minim penerangan.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, jajaran Polsek Binawidya memastikan telah menerima laporan polisi terkait dugaan aksi begal tersebut.
Polisi mengaku langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.
"Kita sudah terima LP-nya. Anggota sudah ke TKP dan melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut dan kita mencari pelaku," kata Kasi Humas Polsek Binawidya, Aipda Iswanto, saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).
Ia menegaskan polisi tidak tinggal diam menyikapi keresahan masyarakat akibat maraknya isu begal di media sosial. Selain penyelidikan, patroli malam juga ditingkatkan di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan tindak kriminal.
Menurutnya, patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah aksi kriminalitas jalanan.
"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat berkendara, terutama pada malam hari. Jika menemukan hal mencurigakan atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat atau Call Center 110," tegasnya.