DPRD Pekanbaru Khawatir Kuota Pertalite dan Solar Habis Sebelum Akhir Tahun

Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:59:56 WIB
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin.

PEKANBARU (RA) - DPRD Kota Pekanbaru mengkhawatirkan kuota BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar habis sebelum akhir tahun 2026. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kelangkaan BBM dan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Kekhawatiran itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin menyusul persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di Pekanbaru dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Zainal, persoalan kuota BBM subsidi hampir setiap tahun menjadi masalah, terutama menjelang akhir tahun saat konsumsi masyarakat meningkat.

"Yang kita khawatirkan ke depan, biasanya di bulan Desember kuota BBM habis. Karena setiap tahun memang sudah ditentukan berapa kuota yang diberikan untuk setiap kabupaten dan kota," ujar Zainal, Sabtu (9/5/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima Komisi II DPRD Pekanbaru, penggunaan Pertalite dan Solar diperkirakan sudah melebihi kuota sebelum akhir tahun.

"Kita dapat informasi, nanti di awal Desember kuota Pertalite dan Solar sudah over. Bahkan over-nya bisa sampai 102 persen," katanya.

Politisi Gerindra itu menilai kondisi tersebut harus segera diantisipasi agar tidak kembali terjadi kelangkaan BBM seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Nah, makanya kita dorong kepala daerah, baik Wali Kota Pekanbaru maupun Gubernur Riau, untuk bermohon ke pusat agar ada penambahan kuota BBM subsidi," tegasnya.

Menurutnya, tanpa penambahan kuota, SPBU di Pekanbaru berpotensi mengalami kekosongan BBM subsidi selama beberapa pekan di akhir tahun.

"Jangan sampai nanti awal Desember kosong sampai tiga atau empat minggu karena tidak ada penambahan kuota. Jangan sampai masyarakat antre panjang berjam-jam lagi bahkan sampai tengah malam," ujarnya.

Karena itu, Komisi II DPRD Pekanbaru meminta pemerintah provinsi dan pemerintah kota segera menyurati pemerintah pusat guna mengantisipasi potensi kelangkaan BBM subsidi di akhir tahun.

"Kita dorong pemerintah daerah agar segera berusaha dan bersurat ke pusat untuk meminta penambahan kuota BBM," tutup Zainal.

 
 
 

Tags

Terkini

Terpopuler