PEKANBARU (RA) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dijadwalkan melepas rombongan jemaah calon haji (JCH) gelombang kedua asal Riau dari Embarkasi Haji Batam besok, Minggu (26/4/2026) pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Riau Yan Dharmadi menyebutkan rombongan bakal dilepas pukul 03.05 wib.
"Besok pagi dilepas Plt Gubri dari Embarkasi Haji Batam pukul 03.05 wib," kata Yan Dharmadi, Sabtu (25/4/2026).
Dikatakan Yan, usai pelepasan oleh Plt Gubri, rombongan langsung menaiki bus menuju bandara yang selanjutnya dijadwalkan terbang pukul 07.10 wib.
"Seremonial hanya 30 menit, pukul 03.35 wib JCH langsung nail bus menuju bandara dan berangkat ke Madinah pulul 07.10 wib," katanya.
Yan Dharmadi menyebutkan, pada gelombang keberangkatan JCH kali ini, seluruh jamaah berasal dari Kota Pekanbaru dengan total 439 orang dengan petugas haji daerah (JCH) sebanyak 2 orang.
"Total keseluruhan 441 orang, dengan pembagian 439 JCH dan 2 orang PHD. Mereka juga akan dibantu oleh 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan 2 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)," katanya.
Untuk petugas TPHI dan TPIHI berasal dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sementara petugaa TKHI berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Untuk diketahui, total jemaah haji asal Riau yang akan diberangkatkan tahun 2026 ini mencapai 4.704 orang. Terdiri dari 4.661 jemaah dan 43 petugas.
Para jemaah terlebih dahulu menuju Batam dari daerah masing-masing, kemudian menginap satu malam di asrama haji sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah asal Pekanbaru yang tergabung dalam kloter BTH 03 menjadi rombongan pertama dan dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada 24 April 2026.
Selanjutnya, jemaah Riau terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Mulai dari kloter 3 hingga kloter 12 untuk gelombang pertama yang akan diberangkatkan ke Madinah.
Sementara itu, satu kloter lainnya tergabung dalam BTH 18 sebagai gelombang kedua yang akan terbang ke Jeddah bersama jemaah dari Provinsi Kalimantan Barat, dengan total sekitar 257 orang termasuk petugas.