Razia THM di Duri, 7 Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 05 April 2026 | 08:55:50 WIB
Polisi menggelar razia di tempat hiburan malam di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

BENGKALIS (RA) - Polisi menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Hasilnya, tujuh orang pengunjung yang terjaring razia positif narkotika jenis pil ekstasi.

Razia gabungan tersebut dilakukan pada Minggu (5/4/2026) dini hari di beberapa THM yang berada di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.

Saat petugas tiba, suasana hiburan yang semula ramai mendadak berubah tegang.

Polisi langsung melakukan pemeriksaan identitas hingga tes urine terhadap para pengunjung di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan, tujuh orang dinyatakan positif narkotika. Rinciannya, satu orang diamankan dari THM East Studio, tiga orang dari Celcius, dan tiga lainnya dari VIP.

Sementara di THM Golden Supit Km 15 Kulim tidak ditemukan pengguna narkoba.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Samapta AKP Donal JT mengatakan razia ini merupakan langkah preventif untuk menekan peredaran narkoba di tempat hiburan.

"Ini langkah nyata kami untuk memastikan tempat hiburan malam bersih dari narkoba. Puluhan pengunjung kami lakukan tes urine di tempat," ujar Donal.

Dalam operasi tersebut, personel gabungan dari Satres Narkoba, Satreskrim, Samapta, Satlantas Polres Bengkalis, hingga jajaran Polsek Mandau turut dilibatkan.

Selain pemeriksaan urine, petugas juga melakukan penggeledahan badan guna mengantisipasi adanya barang terlarang yang dibawa pengunjung.

"Polisi juga memberikan peringatan kepada pengelola tempat hiburan agar turut berperan aktif mencegah peredaran narkotika di lokasi usaha mereka," pungkasnya.

Razia yang berlangsung hingga dini hari itu berjalan aman dan kondusif. Polisi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala.

Saat ini, tujuh orang yang dinyatakan positif masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Mandau.

"Polisi juga mendalami asal-usul narkotika yang dikonsumsi serta kemungkinan adanya jaringan peredaran di balik kasus tersebut," jelasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler