Jelang Arus Mudik 2026, Ditlantas Polda Riau Petakan Titik Rawan di Jalur Lintas

Dan
Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:33:54 WIB
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengecek sejumlah titik rawan.

PEKANBARU (RA) - Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan di berbagai jalur utama.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan evaluasi lapangan, data kecelakaan sebelumnya, serta potensi kepadatan kendaraan pada jalur strategis yang dilalui pemudik.

"Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dengan pemetaan ini kami dapat menyiapkan langkah pengamanan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas secara maksimal," ujar Jeki, Sabtu (7/3/2026).

Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat melalui wilayah Kabupaten Kampar, terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan seperti KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang.

Selain rawan kecelakaan, jalur ini juga berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di kawasan aktivitas masyarakat seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang, dan Pasar Kampar.

Sementara itu di jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melintasi wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, sejumlah titik rawan kecelakaan juga telah dipetakan. Di antaranya berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68-69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang, serta KM 120 Desa Pesaguan.

Titik lain yang perlu diwaspadai pengendara berada di Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko Kabupaten Indragiri Hulu serta KM 278 Dusun Masad Desa Keritang Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai serta KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi.

Selain itu terdapat titik rawan kecelakaan di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi.

Sedangkan pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui wilayah Kabupaten Rokan Hilir, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak di KM 18 Balam, KM 6 Balam serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.

Di jalur tersebut juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan seperti di KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata, serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas, Ditlantas Polda Riau menyiapkan berbagai strategi pengamanan, mulai dari peningkatan patroli di titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan hingga menyiapkan jalur alternatif guna mengurai kemacetan.

Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk sebagai tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat hingga sampai ke kampung halaman. Jika merasa lelah atau mengantuk, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan," jelasnya.

Ditlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik.

Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dengan memeriksa ban, sistem pengereman, lampu kendaraan serta memastikan bahan bakar mencukupi.

Pengendara juga diminta membawa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta menyiapkan perlengkapan keselamatan tambahan seperti kotak P3K dan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi keadaan darurat.

Selain pengamanan jalur luar kota, kepolisian juga mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di dalam Kota Pekanbaru.

Untuk itu Ditlantas Polda Riau mendirikan dua Pos Pantau, masing-masing di Simpang Tabek Gadang Panam untuk mengantisipasi arus kendaraan menuju Sumatera Barat dan di Simpang Mal SKA untuk memantau peningkatan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan.

Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.

"Kami berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman sehingga tujuan mudik aman dan keluarga bahagia dapat terwujud," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler