RIAU (RA) - Guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga jelang momen Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggencarkan operasi pasar murah di kabupaten kota.
Kegiatan tersebut digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah.
Di mana, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi akan meninjau langsung aktifitas tersebut.
Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Riau Yan Dharmadi menyebutkan keduanya akan meninjau operasi pasar murah di dua lokasi berbeda siang ini.
"Ada dua lokasi operasi pasar murah yang akan ditinjau pimpinan nanti siang, pukul 14.00 wib. Plt Gubri akan meninjau pada lokasi Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin, Jalan Madrasah, Bagan Siapi-api, Rokan Hilir," kata Yan Dharmadi, Jumat (6/3/2026).
Sementara untuk Sekda Riau Syahrial Abdi, akan meninjau operasi pasar murah di halaman Masjid Agung Ar Rahim, Kecamatan Rengat, Indragiri Hulu.
Disebutkan Yan, selain meninjau lokasi operasi pasar murah, keduanya akan menggelar Safari Ramadan di lokasi tersebut.
"Setelah meninjau, akan bertemu masyarakat pada Safari Ramadan, agar Pemprov Riau dapat mendengar langsung aspirasi dan keluhan. Sambil kita bersilaturahmi dengan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Direktur BUMD PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay menyebutkan pada setiap operasi pasar murah, pihaknya menyediakan kebutuhan bahan pokok secara beragam per harinya.
Mulai dari 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP dan 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram serta 40 karung beras anak daro kemasan 5 kilogram.
"Untuk beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Dan telur masing-masing lokasi disediakan 50 papan serta juga cabai merah dan bawang merah," kata Ade.
Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
"Pasar murah akan digelar pada pukul 14.00 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.