KUANSING (RA) - Kerangka manusia ditemukan di areal Compertemen E 057 PT RAPP Estate Teso Blok Teso Barat, Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (4/3/2026).
Penanganan dan penyelidikan dilakukan Polsek Singingi Hilir bersama Satreskrim Polres Kuantan Singingi.
Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alferdo Krisnata Kaban mengatakan, pihaknya menerima laporan dari perusahaan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.10 WIB.
"Pukul 10.00 WIB tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk pengecekan dan olah TKP," ujar Alferdo.
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu saksi Dedi Sumardin Laia bersama 17 pekerja tengah membersihkan gulma di lokasi sejak pagi.
Sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pekerja bernama Palisbet melihat tulang belulang berserakan tak jauh dari aliran sungai kecil.
"Temuan itu kemudian dilaporkan ke manajemen perusahaan," ujar Kapolsek.
Pada malam harinya, pihak perusahaan melakukan pengecekan awal dan menemukan satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa nomor polisi terparkir di areal tanaman eukaliptus.
"Kondisi motor dalam keadaan rantai tergembok dan kepala busi dicabut," jelasnya.
Kerangka manusia ditemukan berserakan sekitar 300 meter dari lokasi motor. Di sekitar area juga ditemukan papan asbuk PETI serta sehelai baju.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial SM (33), sepeda motor tersebut diduga milik warga Desa Bukit Raya berinisial T (47) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 18 Februari 2026.
Dalam laporan kehilangan disebutkan, T tidak pulang ke rumah sejak Februari 2026 dan sehari-hari bekerja sebagai pendulang emas berpindah-pindah lokasi.
Polisi telah memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta menghubungi keluarga yang bersangkutan.
Tengkorak manusia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan forensik guna memastikan identitas serta penyebab kematian.
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil resmi forensik keluar.
"Hingga kini, Satreskrim Polres Kuansing bersama Polsek Singingi Hilir masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian dan memastikan identitas kerangka tersebut," ungkap Kapolres.