Hingga Februari, 480 Kasus PMK Ditemukan di Riau

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:24:57 WIB
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau Faralinda Sari

Hingga Februari, 480 Kasus PMK Ditemukan di Riau

 

PEKANBARU - Terhitung mulai dari Januari hingga Februari 2026, sudah sebanyak 480 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ditemukan di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Mimi Yuliani Nazir melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Faralinda Sari menyebutkan ratusan kasus tersebut ditemukan di enam daerah.

"Hingga Februari sudah 480 kasus. Tersebar di enam daerah, yakni Kabupaten Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hilir, Kampar dan Kota Dumai," kata Faralinda Sari.

Dikatakannya, dari ratusan kasus PMK yang ditemukan, paling banyak terdapat di Kabupaten Inhu dengan jumlah 195 kasus. Disusul Kabupaten Rohul 145 kasus.

"Kemudian di Kabupaten Siak 3 kasus, Kabupaten Inhil 2 kasus, Kabupaten Kampar dan Kota Dumai masing-masing 1 kasus," ungkapnya.

Faralinda mengakui, awal tahun 2026 memang ada peningkatan kasus PMK di Riau. Hal ini disebabkan faktor cuaca yakni musim hujan.

"Memang kasus PMK meningkat karena kondisi cuaca musim hujan di bulan Januari. Karena salah satu pemicu PMK adalah faktor cuaca. Namun saat ini sudah tidak banyak lagi laporan PMK," ujarnya.

Selain itu, faktor lainnya adalah hewan ternak yang belum divaksin. Kemudian faktor perpindahan ternak yang membawa virus sehingga berdampak terhadap populasi yang ada.

"Kalau kita lihat, memang hewan ternak yang kena PMK ini belum divaksin. Sebab salah satu kunci pencegahan penyebaran PMK ini hewan ternak harus divaksin," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler