Berlangsung Sejak Akhir 2024, Ini Upaya Pemerintah Dalam Tangani KLB Malaria di Rohil

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:40:50 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli

PEKANBARU (RA) - Penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria di Kabupaten Rokan Hilir telah berlangsung sejak akhir 2024. Hingga kini telah mengalami perpanjangan ke-9 kalinya.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Bupati Rokan Hilir nomor 714/BPBD/2025 tentang penetapan perpanjangan kesembilan status tanggap darurat bencana non alam kejadian luar biasa malaria.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli menyebutkan pihaknya terus melakukan berbagai upaya dalam pencegahan penyebaran, diantaranya melakukan sosialisasi penerapan pola hidup bersih dan sehat.

"Tahun ini masih ditemukan kasus malaria di Rohil dan masih berstatus KLB. Kita berharap status ini segera berakhir. Sembari kita tetap gencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan bersih," ungkap Zulkifli, Kamis (12/2/2026).

Zulkifli menyebutkan Kabupaten Rokan Hilir memiliki target untuk mencapai eliminasi malaria pada tahun 2045, dan upaya penanggulangan malaria masih terus dilakukan.

Dikatakannya, dalam penanggulangan wabah ini, Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI telah memberikan dukungan dengan mengirimkan tim gabungan, obat-obatan, dan peralatan medis.

"Beberapa upaya juga telah dilakukan untuk mengatasi masalah malaria di Rokan Hilir. Baik berupa distribusi logistik kesehatan yakni pengiriman obat-obatan dan peralatan medis, termasuk Rapid Diagnostic Test (RDT) dan obat antimalaria berbasis kombinasi artemisinin (ACT)," katanya.

"Penguatan kapasitas pelayanan kesehatan berupa mobilisasi tenaga medis, termasuk dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," tambahnya.

Selain itu juga dilakukan pencegahan dan pengendalian vektor berupa fogging dan larvasidasi untuk membunuh nyamuk dewasa dan menghentikan siklus perkembangbiakan larva.

"Selain itu juga kita mengedukasi masyarakat dengan mengkampanyekan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala malaria, pentingnya pengobatan dini, dan cara pencegahan," katanya.

Tags

Terkini

Terpopuler