Api Muncul Lagi, Karhutla di Pulau Rupat Bengkalis Belum Padam

Senin, 09 Februari 2026 | 19:13:39 WIB
Kebakaran hutan di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Riau, masih diselimuti asap tebal, Senin (9/2/2026).

BENGKALIS (RA) - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis kembali menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan.

Titik api lama dilaporkan kembali membara di Pulau Rupat, tepatnya Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (9/2/2026) siang.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis, Salman Alfarisi melalui Manager Pusdalops PB BPBD Bengkalis, Erzansyah.

Ia menjelaskan, titik api terpantau melalui aplikasi Sipongi dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan oleh tim darat.

"Titik api terdeteksi di sekitar wilayah Desa Sukarjo Mesim. Tim darat sudah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," ujar Erzansyah, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan laporan visual petugas di lapangan, asap di lokasi terpantau cukup tinggi. Api diketahui muncul kembali di titik lama yang sebelumnya sempat padam.

"Laporan penglihatan petugas, asap cukup tinggi di lokasi titik api lama, tepatnya di Desa Sukarjo Mesim," tambahnya.

Namun demikian, upaya pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal. Akses menuju lokasi Karhutla masih sulit dijangkau, sehingga petugas gabungan harus merintis jalan untuk mencapai titik api.

"Cuaca panas, angin kencang, serta kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat menyebar. Petugas terus berupaya agar bisa segera masuk ke lokasi," jelas Erzansyah.

Terkait luas lahan yang terbakar di Kecamatan Rupat, BPBD Bengkalis belum dapat memastikan.

Data tersebut baru dapat diketahui setelah petugas berhasil menjangkau lokasi dan melakukan penanganan langsung.

Sementara itu, upaya pendinginan masih terus dilakukan di Kecamatan Bandar Laksamana. Pendinginan difokuskan pada satu titik Karhutla di Desa Tanjung Leban.

"Untuk satu titik lainnya di Desa Sepahat, sejak kemarin api sudah padam total, terbantu oleh curah hujan yang turun pada Sabtu lalu," ungkap Erzansyah.

Akumulasi lahan terbakar di Desa Tanjung Leban dilaporkan telah mencapai lebih dari 15 hektare dan saat ini masih dalam tahap pendinginan.

Di Kecamatan Bengkalis, petugas juga masih berjibaku melakukan pendinginan di dua titik Karhutla.

Salah satunya berada di Desa Kelebuk, yang meski telah diguyur hujan, masih terpantau terdapat titik api yang belum sepenuhnya padam.

"Hari ini petugas kembali bekerja di lapangan. Lahan yang masih mengeluarkan asap berada tidak jauh dari Desa Damai yang berbatasan langsung dengan Desa Kelebuk. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Air Putih," tandas Erzansyah.

BPBD Bengkalis mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, mengingat kondisi cuaca yang masih panas dan rawan terjadinya Karhutla.

 

Tags

Terkini

Terpopuler