PEKANBARU (RA) - Ratusan personel Polda Riau dan polres jajaran berdiri berbaris, siap berangkat bukan untuk penegakan hukum, melainkan membawa harapan.
Sebanyak 250 personel dilepas dalam apel pemberangkatan Satgas Darurat Jembatan, sebuah langkah nyata Polri menghadirkan keadilan akses bagi masyarakat di pelosok Riau.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, pembentukan Satgas Darurat Jembatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI dan Kapolri.
Tujuannya jelas, yaitu membangun konektivitas dan memastikan masyarakat di daerah terpencil merasakan akses yang sama seperti wilayah lainnya.
"Satgas darurat jembatan ini adalah bentuk pelaksanaan kegiatan kita untuk berkolaborasi dengan masyarakat. Ini perintah bapak presiden dan perintah Pak Kapolri yang harus kita laksanakan," kata Herry, saat memberikan arahan, Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan beberapa waktu lalu, Polda Riau menemukan 26 titik jembatan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang membutuhkan penanganan segera.
"Dari jumlah tersebut, 17 jembatan akan dibangun baru, sementara sisanya menjalani renovasi atau perbaikan. Total panjang jembatan yang akan dibangun mencapai sekitar 463 meter, sedangkan jembatan yang direnovasi memiliki panjang keseluruhan 263 meter," ungkap Herry.
Angka-angka itu bukan sekadar hitungan teknis, melainkan jalur kehidupan bagi ribuan warga.
Kapolda menjelaskan, kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, hingga petani yang menuju kebun untuk menopang perekonomian keluarga.
"Kita ingin akses pendidikan, akses pelayanan kesehatan, hingga aktivitas petani benar-benar terhubung dengan baik. Anak-anak kita dan saudara-saudara kita di daerah harus merasakan keadilan yang sama," ujarnya.
Menurut Herry, pembangunan dan perbaikan jembatan ini juga menjadi bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial di tengah masyarakat.
"Ini adalah bentuk komitmen Polri, komitmen Pak Kapolri dan Polda Riau untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat," tutupnya.
Berikut sebaran pembangunan dan renovasi jembatan, yaitu:
• Kampar: 2 jembatan
• Rokan Hulu: 2 jembatan
• Rokan Hilir: 3 jembatan
• Indragiri Hilir: 2 jembatan
• Indragiri Hulu: 4 jembatan
• Siak: 2 jembatan
• Pelalawan: 2 jembatan
• Dumai: 1 jembatan
• Kuantan Singingi: 2 jembatan
• Kepulauan Meranti: 3 jembatan
• Pekanbaru: 1 jembatan
• Bengkalis: 2 jembatan