Gedung Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Kahfi Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gedung Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Kahfi Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Gedung Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Kahfi Terbakar

Riauaktual.com - Gedung asrama putra Pondok Pesantren Al-Kahfi di Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, terbakar pada Senin (10/6/2024) siang. Gumpalan asap hitam dan kobaran api terlihat membumbung dari atap sebelah kanan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu. Kebakaran ini diduga berasal dari plafon dan sebagian tempat tidur yang ikut terbakar.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rambah, Iptu Hendra Sitorus, S.H., saat dihubungi oleh reporter media online, menyatakan bahwa kebakaran terjadi pada satu unit bangunan papan di Pondok Pesantren Al-Kahfi yang berlokasi di RT. 002 RW. 001 Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba.

"Peristiwa kebakaran itu terjadi pada hari Senin, 10 Juni 2024, sekitar pukul 14.20 WIB. Satu unit bangunan papan di Pondok Pesantren Al-Kahfi di RT. 002 RW. 001 Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba," kata Iptu Hendra Sitorus, S.H.

Iptu Hendra menjelaskan bahwa awalnya seorang santri melihat api yang mulai membesar dari dalam bangunan lama bekas asrama putra yang terbuat dari kayu. Santri tersebut kemudian memanggil Ustad Alfin untuk memberitahukan bahwa ada api yang sudah menyala di bangunan bekas asrama putra.

"Mendengar informasi tersebut, ustad bersama santri berusaha memadamkan api tersebut. Namun, karena bangunan terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan bekas asrama putra hingga habis," ucap Iptu Hendra Sitorus, S.H.

Sekitar pukul 14.40 WIB, dua unit pemadam kebakaran dengan delapan personel Damkar Rokan Hulu tiba di lokasi dan melakukan pemadaman serta pendinginan terhadap bangunan yang sudah terbakar.

Atas kejadian kebakaran tersebut, sejumlah personel tim gabungan TNI, Polri, dan Damkar turun ke TKP. Sekitar pukul 15.00 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan oleh personel Damkar Rohul. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain bergerak cepat, personel Polsek Rambah langsung melakukan pengamanan di TKP.

Menurut keterangan saksi bernama Soleh, api berasal dari dalam bangunan bekas asrama putra dan diduga berasal dari korsleting listrik. Bangunan tersebut sudah lama tidak dihuni oleh santri atau dalam keadaan kosong, namun penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

#Kebakaran

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index