Lampiaskan Stres dan Galau dengan Makan Bisa Picu Kenaikan Berat Badan

Lampiaskan Stres dan Galau dengan Makan Bisa Picu Kenaikan Berat Badan
Stres dan galau bisa bikin nafsu makan meningkat. (Foto: Freepik.com)

Riauaktual.com - Perasaan sedih, stres, maupun galau kerap kali mengganggu produktivitas diri. Alhasil Anda pasti mencari berbagai macam cara untuk mengatasi perasaan tersebut.

Namun masih banyak orang yang melampiaskan perasaan sedih dan galaunya dengan makan makanan yang enak lho. Bahkan tak jarang nafsu makan ketika sedang dalam kondisi galau bisa jauh lebih meningkat dari biasanya.

Dokter sekaligus content creator kesehatan dr. Nadia Alaydrus menjelaskan bahwa kondisi tersebut dikenal dengan istilah emotional eating.

“Hati-hati ini tuh ngalamin yang namanya emotional eating. Jadi itu adalah kondisi dimana terjadinya emosi negatif seperti stress, kecewa, sedih, ataupun depresi yang kemudian mempengaruhi keinginan untuk makan,” kata dr. Nadia dikutip dari unggahan dalam akun Instagramnya @nadialaydrus, Sabtu 18 Mei 2024.

Dokter Nadia mengungkap kalau kondisi sedih dan galau itu bisa mempengaruhi hormon ghrelin. Sehingga hormon tersebut terus bekerja untuk meningkatkan rasa lapar di tubuh ketika emosi. Apabila tidak diwaspadai dan tidak dijaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, maka hal ini bisa berdampak pada kenaikan berat badan.

“Ini itu hormon yang bisa meningkatkan rasa lapar yang kemudian terjadi peningkatan asupan energi saat emosi. Hal ini itu bisa membuat berat badan jadi meningkat,” tuturnya.

Oleh karenanya, dr. Nadia menyarankan untuk lebih mengenali rasa lapar ketika dalam kondisi sedih atau galau. Apakah rasa lapar tersebut karena tubuh memang membutuhkan asupan atau hanya sekadar pelampiasan emosi saja.

Selain itu, dr. Nadia juga mengimbau untuk mengalihkan rasa sedih tersebut dengan melakukan aktivitas yang lebih positif, khususnya olahraga. Salah satu olahraga yang direkomendasikan untuk menenangkan diri yaitu yoga.

“Mendingan kalau lagi galau itu lakukan aktivitas yang positif supaya gak makan terus, misalnya nulis, baca, nonton film, ataupun olahraga. Sebenarnya yang disarankan itu olahraga yoga, karena itu bisa membantu menenangkan pikiran,” ujar dr. Nadia.

Menurut dr. Nadia, sangat penting untuk bercerita ke teman ataupun orang terpercaya untuk membantu menenangkan suasana hati. Ia pun tidak menyarankan untuk melampiaskan emosi dengan kalap makan makanan yang enak tetapi tidak sehat untuk tubuh.

“Kalo lagi galau gitu juga bisa cerita ke orang lain supaya lebih tenang. Jangan malah melimpahkan emosi tersebut untuk makan makanan yang dianggap enak tapi justru gak sehat,” katanya.

 

 

Sumber: Okezone.com

#Kesehatan

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index