Disdik Pekanbaru Larang Perpisahan Sekolah ke Luar Kota

Disdik Pekanbaru Larang Perpisahan Sekolah ke Luar Kota
Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal

Riauaktual.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, melarang pihak sekolah menggelar kegiatan perpisahan di luar daerah khususnya ke wilayah Sumatra Barat (Sumbar). Pasalnya wilayah tersebut saat ini mengalami kondisi cuaca buruk. 

Apalagi hujan yang terjadi menyebabkan banjir bandang di beberapa wilayah Sumbar beberapa hari kemarin. Kondisi ini beresiko jika pihak sekolah membawa peserta didik untuk rekreasi ataupun kegiatan perpisahan sekolah ke wilayah tersebut. 

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, pihaknya sementara waktu tidak memberikan izin untuk sekolah yang menggelar acara perpisahan ke wilayah tersebut. Ada sekolah yang telah mengajukan izin, namun ditolak dinas dengan alasan keamanan. 

"Kalau alasannya untuk perpisahan sekolah, jelas tidak kita kasi. Kemarin itu sudah ada (sekolah yang minta izin), tapi tidak kita keluarkan izinnya," tegas Jamal, Selasa (14/5). 

Ia menuturkan, untuk acara perpisahan sekolah pihaknya sudah memberikan imbauan agar digelar secara sederhana di sekolah masing-masing. 

Pihak sekolah diimbau tidak memberatkan orangtua dalam pelaksanaan acara perpisahan. Orangtua yang merasa diberatkan dengan adanya sumbangan perpisahan bisa melaporkan ke dinas pendidikan. 

"Acara yang digelar juga harus kesepakatan dengan orangtua peserta didik. Jadi kita minta lah supaya tak usah dulu keluar kota, apalagi bencana alam banyak terjadi sekarang di Sumbar seperti tanah longsor dan banjir," terangnya. 

Ia menambahkan, untuk kegiatan study tour pun diimbau pihak sekolah agar menunda kegiatan tersebut hingga kondisi cuaca membaik. 

Namun apabila memang diperlukan untuk pembelajaran bagi peserta didik, Disdik akan memberikan izin dengan catatan perjalanan study tour hanya sampai ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar.

"Kalau sebatas Harau (di Kabupaten Lima Puluh Kota), mungkin masih bisa (diizinkan). Karena yang rawan bencana itu kan Bukit tinggi ke atas (lintas Bukittinggi-Padang," pungkasnya.

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index