Ternyata ini Penyebab Lansia Kerap Alami Bengkak pada Kaki

Ternyata ini Penyebab Lansia Kerap Alami Bengkak pada Kaki
Penyebab kaki lansia sering bengkak. (Foto: Freepik.com)

Riauaktual.com - Seiring berjalannya waktu, usia lanjut atau lansia kerap mengalami beberapa masalah kesehatan. Tak heran kondisi tersebut kerap membuat masyarakat menjadi bingung. Salah satu sebut saja masalah kaki bengkak.

Tidak sedikit masyarakat yang berusia lanjut seringkali mengeluhkan permasalahan kaki bengkak tanpa sebab. Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Profesor Zubairi Djoerban, kondisi seperti ini memang sering terjadi dengan penyebab yang bermacam-macam. 

“Pertama, pada fungsi ginjal di usia lanjut sudah mulai mengalami penurunan secara perlahan. Nah pada saat itulah fungsi ginjal mulai terganggu,” kata Profesor Zubairi, dikutip dalam akun X miliknya @ProfesorZubairi, Kamis (25/1/2024).

Menurutnya, terganggunya fungsi ginjal maka sebagian cairan dalam tubuh juga akan tergenang pada bagian kaki. Sehingga menimbulkan adanya edema atau pembengkakan, hal ini dikarenakan pada usia lanjut fungsi ginjal sudah menurun.

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Profesor Zubairi menyarankan agar tiap masyarakat terutama yang berusia lanjut mulai mengatur garam. Akan tetapi, ada baiknya agar terlebih dahulu memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan karena dikhawatirkan penderita tersebut memiliki kadar natrium yang rendah.

“Kalau kadarnya rendah, maka tidak boleh pantang garam. Biasanya pada usia lanjut, kadar garam pada tubuh bisa rendah. Berbeda jika kondisi kadar garamnya normal, maka untuk menghindari edema harus kurangi garam,” ucap Profesor Zubairi.

Selain itu, adanya faktor albumin yang kurang juga dapat mempengaruhi kondisi ini. Untuk itu, sangat penting agar seseorang mencari tahu terlebih dahulu apakah gangguan tersebut berasal pada hati atau ginjal. Selanjutnya apabila masalah itu sudah diketahui penyebabnya baru bisa diperbaiki.

Di sisi lain, adanya pembekuan pembuluh darah di bagian betis dapat mempengaruhi seseorang mengalami bengkak pada kaki. Kondisi ini disebut dengan deep vein tromboflebitis, yang mana pengobatannya tentu harus diserahkan kepada dokter.

“Ada obat anti pembekuan seperti heparin. Kemudian dilanjutkan obat-obatan pil untuk sekitar enam bulan. Jadi intinya harus dicari dulu sebab pembengkakan kaki pada usia lanjut. Apakah karena ginjal, kelainan pembuluh darah betis, liver, atau masalah lain. Kemudian baru diobati,” tutur Profesor Zubairi.

“Kadang dokter sesekali memberikan obat diuretik misalnya furosemide atau untuk pasien yang memiliki gangguan jantung kadang-kadang diberikan obat spironolactone,” katanya.

 

 

Sumber: Okezone.com
 

#Kesehatan

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index