PKL Pasar Jongkok Sebelum PON Ditertipkan

PKL Pasar Jongkok Sebelum PON Ditertipkan
(int)

PEKANBARU (RA)- Upaya  Pemerintah  Kota (pemko) Pekanbaru menyambut Perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII tidak main-main. Ratusan Pedagang Kakilima (PKL) Pasar Jongkok (PJ) di sepanjang Jalan H.R Subrantas  segera di tertipkan.

Pasalnya jalur ini akan di lewati oleh iring-iringan api PON. Demikian hal ini di katakan oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Selasa (14/8).

Kata Ayat,  seluruh pedagang kaki lima PKL yang berjualan di pasar jongkok yang terletak di Jalan. H.R Soebrantas Panam, bakal dipindahkan ke lokasi baru, di belakang pusat perbelanjaan Giant Panam.

Jelas Ayat  Pemko Pekanbaru juga sudah meminta Dinas Pasar (Dispas) agar segera melakukan pendataan jumlah PKL, jenis dagangan dan modal masing-masing PKL yang akan dipindahkan ke Giant nanti.

"Jadi sebelum PON kita akan berupaya agar Soebrantas bebas dari PKL. Malam ini (kemarin, red) kita minta Dispas melakukan pendataan. Yang didata itu mulai dar nama PKL-nya, jenis dagangan dan berapa modalnya. Pendataan ini bertujuan agar bisa membantu kita dalam melakukan pembinaan ke depannya," jelas Ayat.

Agar pemindahan seluruh PKL ke lokasi Giant nantinya bisa berjalan sesuai yang diharapkan, terang Ayat, Pemko Pekanbaru pada Kamis (16/8) nanti akan mengundang perwakilan PKL, pihak pengelola PJ yakni Yayasan Pekanbaru Metro Madani (PMM) yang bekerjasama dengan pengelola Giant Panam, untuk membahas terkait retribusi yang akan ditetapkan bagi PKL nantinya.

"Kalau retribusi itu sudah jelas ada, tapi berapa besarannya akan kita bahas dulu yg jelas tidak membebani PKL nantinya," sebut Ayat.

Lebih jauh dikatakan Ayat, pemindahan seluruh PKL PJ ke Giant Panam tersebut bukanlah bentuk penggusuran yang dilakukan Pemko, tapi pemindahan PKL itu sebagai rasa perhatian Pemko terhadap nasib PKL yang ada di Pekanbaru.

"Setelah dipindahkan nanti kita lakukan pembinaan sehingga mereka bisa lebih sejahtera ke depannya," imbuhnya.(RA5)

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index