GPM Digelar Guna Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

GPM Digelar Guna Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin

Riauaktual.com - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok diprediksi bakal terjadi jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah Kota Pekanbaru bakal menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang nataru.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, gerakan pangan murah ini menjadi salah satu upaya dalam intervensi harga di pasaran. Kegiatan ini sudah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

"Setiap pekan kita gelar GPM di sejumlah kelurahan secara rutin," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kamis (30/11).

Ia menuturkan, saat ini salah satu komoditi jadi perhatian yakni beras karena harganya masih tinggi hingga saat ini. Adanya GPM yang berlangsung dua kali dalam sepekan diharapkan bisa membantu masyarakat.

Pria yang akrab disapa Ami mengatakan, bahwa pihaknya sudah menggelar 12 kali GPM sejak akhir September 2023. Mereka menggelar GPM di 24 titik sepanjang beberapa bulan ini.

Ratusan ton beras SPHP sudah disalurkan kepada masyarakat lewat program GPM. Ada juga gula dan minyak juga disebar dengan harga terjangkau.

Komoditi lainnya yang jadi perhatian yakni cabai merah. Harganya memang sudah mulai turun tapi masih terbilang mahal. Dirinya memastikan bahwa tim Disperindag Kota Pekanbaru setiap pekan mengantisipasi gejolak harga.

"Kita harapkan stabil harganya, kalau bisa turun jelang akhir tahun ini," harap Ami.

Mantan Camat Rumbai ini menyebut bahwa harga cabai saat ini dipengaruhi kondisi produksi cabai di daerah penghasil. Harga bisa naik saat gagal panen, el nino dan angkutan terkendala.

"Ketika masuk ke Pekanbaru, maka terjadi kenaikan harga. Ini lah penyebab terjadinya gejolak harga, tambah lagi pasar induk belum beroperasi," pungkasnya. 

#ekonomi

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index