KPU dan KONI Bengkalis Bahas Klarifikasi Terkait Caleg Pengurus KONI

KPU dan KONI Bengkalis Bahas Klarifikasi Terkait Caleg Pengurus KONI
KPU dan KONI Bengkalis Bahas Klarifikasi Terkait Caleg

Riauaktual.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mengadakan kunjungan ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis pada Selasa (12/9/23).

Kedatangan rombongan komisioner KPU dan staf disambut oleh Ketua KONI, Darma Firdaus Sitompul, bersama sejumlah pengurus KONI.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim serta mengklarifikasi aduan masyarakat mengenai beberapa pengurus KONI Bengkalis yang mencalonkan diri sebagai Caleg dan terdaftar di Daftar Calon Sementara (DCS) tahun 2024. Klarifikasi ini berkaitan dengan keberlakuan aturan di KONI yang mengharuskan pengurus yang mencalonkan diri sebagai Caleg untuk mundur dari KONI.

Ketua KPU, Elmiawati Safarina, mengatakan bahwa hingga batas waktu terakhir, yaitu tanggal 28 Agustus 2023, tidak ada sanggahan atau penilaian masyarakat terkait DCS calon anggota legislatif Pemilu 2024. Laporan baru masuk pada 29 Agustus 2023. Meskipun begitu, KPU merasa perlu untuk mengklarifikasi hal ini kepada KONI Bengkalis.

Komisioner KPU lainnya, Indra SHI, menegaskan bahwa KPU akan beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk dalam regulasi PKPU Nomor 10 Tahun 2023 serta peraturan lain yang mengatur pencalonan anggota legislatif dan DPD.

"Kami juga ingin mengklarifikasi apakah ada aturan di organisasi KONI ini yang mengharuskan pengurus yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk mundur dari KONI. Ini akan menjadi pedoman bagi kami dalam pengambilan keputusan," ujar Indra.

Ketua KONI Bengkalis, Darma Firdaus, mengakui bahwa beberapa pengurus KONI Bengkalis terdaftar sebagai bacaleg tahun 2024. Ia mengapresiasi dan berharap rekan pengurus KONI yang mencalonkan diri dapat terpilih sebagai Anggota DPRD Bengkalis.

"Mudah-mudahan kawan-kawan pengurus yang mencalonkan diri untuk Pemilu 2024 bisa terpilih dan duduk sebagai anggota DPRD Bengkalis. Sebagian dari mereka juga merupakan ketua-ketua cabang olahraga, yang akan memberikan perhatian dan pembinaan yang lebih baik kepada para atlet kita," harap Darma Firdaus.

Darma Firdaus juga menjelaskan bahwa di KONI Kabupaten Bengkalis tidak ada aturan yang mengharuskan pengurus KONI yang mencalonkan diri untuk mundur dari pengurus. "Tak ada aturan semacam itu," tegasnya.

Dalam pertemuan ini, Darma Firdaus juga menjelaskan bahwa saat ini telah ada aturan baru yang memperbolehkan pejabat publik, pejabat pemerintah, pimpinan DPRD, dan lainnya untuk menjabat sebagai ketua KONI. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan dukungan pemerintah terhadap dunia olahraga di Indonesia.

Terkait dengan klarifikasi yang disampaikan oleh KPU Bengkalis, pihak KPU mengaku telah memperoleh gambaran akan keputusan yang akan diambil. Mereka akan segera menggelar rapat pimpinan dan melaporkan hasil rapat kepada KPU Provinsi Riau. Diharapkan keputusan ini akan dikeluarkan sebelum tanggal 3 Oktober mendatang.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Usman beserta sejumlah komisioner dan staf. Beberapa pengurus KONI yang mencalonkan diri sebagai Bacaleg 2024, seperti Asep Setiawan, Chairul Afrizal, Julihardi, Muhammad Dafiq Zaidan, dan Mutiara Pertiwi, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

#Politik #BENGKALIS

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index